HONDA

Belanja APBD Bengkulu Sentuh Rp3,8 Triliun, Belanja Operasi Dominasi Realisasi Semester I 2026

Belanja APBD Bengkulu Sentuh Rp3,8 Triliun, Belanja Operasi Dominasi Realisasi Semester I 2026

Realisasi belanja APBD hingga Juni 2026 mencapai Rp3,80 triliun untuk mendukung program prioritas dan pelayanan publik.--peri/rakyatbengkulu.com

BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Pemerintah daerah di Provinsi Bengkulu terus mempercepat penyerapan anggaran untuk menjaga pelaksanaan program prioritas sepanjang Semester I 2026.

Hingga 30 Juni 2026, realisasi belanja APBD agregat telah mencapai Rp3,799 triliun atau 31,96 persen dari total pagu anggaran.

Belanja tersebut menjadi instrumen utama pemerintah daerah dalam membiayai pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, hingga berbagai program strategis yang menyentuh masyarakat.

Data tersebut disampaikan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Bengkulu melalui Buletin PENDAP Volume XXIX Tahun 2026.

BACA JUGA:Pendapatan APBD Bengkulu Capai Rp3,77 Triliun, Semester I 2026 Ditutup dengan Defisit Rp32,56 Miliar

BACA JUGA:Rp697 Miliar Dikucurkan untuk Pendidikan Bengkulu, 20.234 Guru Terima Tunjangan Profesi

Pada periode yang sama, pendapatan APBD tercatat sebesar Rp3,766 triliun.

Dengan belanja yang sedikit lebih tinggi, APBD agregat Provinsi Bengkulu mencatat defisit sebesar Rp32,56 miliar hingga akhir Juni 2026.

Belanja Operasi Serap Porsi Terbesar Anggaran

Dari total realisasi belanja daerah sebesar Rp3,799 triliun, belanja operasi menjadi komponen terbesar.

Nilainya mencapai Rp3,299 triliun.

Belanja operasi digunakan untuk mendukung aktivitas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Komponen ini juga menjadi tulang punggung pelaksanaan program rutin pemerintah daerah.

Sementara itu, belanja transfer telah terealisasi sebesar Rp407,92 miliar.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: