Garis Kemiskinan Bengkulu Naik 7,59 Persen, Beras Jadi Penyumbang Terbesar
Aktivitas perdagangan bahan pangan di Bengkulu. Garis Kemiskinan Bengkulu naik 7,59 persen dalam setahun hingga Maret 2026.--peri/rakyatbengkulu.com
BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Batas pengeluaran minimum untuk memenuhi kebutuhan hidup di Provinsi Bengkulu terus meningkat.
Badan Pusat Statistik atau BPS mencatat Garis Kemiskinan Bengkulu mencapai Rp735.745 per kapita per bulan pada Maret 2026.
Angka tersebut naik 3,33 persen dibandingkan September 2025.
Jika dibandingkan Maret 2025, kenaikannya mencapai 7,59 persen.
Kenaikan tersebut menunjukkan kebutuhan pengeluaran minimum masyarakat terus mengalami perubahan.
BACA JUGA:TPAK Bengkulu 71,48 Persen, Partisipasi Kerja Perempuan Masih Tertinggal
BACA JUGA:Luar Biasa, di Bawah Nahkoda Bupati Gusril Kaur Kembali Dapat Program KNMP Tahun 2026
Komponen makanan masih menjadi penyumbang terbesar dalam pembentukan Garis Kemiskinan Bengkulu.
Beras menjadi komoditas dengan kontribusi terbesar.
Sementara rokok kretek filter berada di posisi kedua.
Data tersebut tercantum dalam Rilis BPS Provinsi Bengkulu Nomor 51/08/17/Th. XXVIII.
Rilis Profil Kemiskinan Provinsi Bengkulu tersebut diterbitkan pada 5 Agustus 2026.
Garis Kemiskinan Tembus Rp735 Ribu
Garis Kemiskinan merupakan nilai minimum pengeluaran untuk memenuhi kebutuhan makanan dan bukan makanan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


