Tinggalkan Rumah Bersama Tiga Teman, Pelajar 16 Tahun di Bengkulu Dilaporkan Hilang
Shovia, yang akrab disapa Sovi--ist/Rakyatbengkulu.com
RAKYATBENGKULU.COM - Seorang remaja perempuan bernama Shovia Febriana Antoni (16) warga Kelurahan Padang Serai Kecamatan Kampung Melayu Kota Bengkulu, dilaporkan hilang setelah meninggalkan rumah sejak Kamis 5 Februari 2026.
Shovia, yang akrab disapa Sovi, diketahui berstatus sebagai pelajar SMP kelas 7.
Berdasarkan keterangan pihak keluarga ke pihak kepolisian, korban meninggalkan rumah sekitar pukul 15.00 WIB bersama tiga orang teman laki-laki yang hingga kini belum diketahui identitasnya, tanpa sepengetahuan orang tua maupun keluarga.
Hingga saat ini, keberadaan Shovia masih belum diketahui dan belum kembali ke rumah.
BACA JUGA:Usai Kasus PN Depok, KPK Soroti Sengketa Lahan di Daerah Wisata
BACA JUGA:Jangan Gegabah, Ini Ramalan untuk 5 Shio yang Bisa Mendapatkan Sial Akhir Pekan Ini
Kasi Humas Polresta Bengkulu, IpTu Endang Sudrajat membenarkan adanya laporan orang hilang tersebut dan menyatakan pihak kepolisian telah menerima informasi dari keluarga korban.
“Benar, seorang remaja perempuan meninggalkan rumah sejak Kamis lalu dan hingga saat ini belum diketahui keberadaannya,” kata IpTu Endang Sudrajat, Sabtu 7 Februari 2026.
Ia menambahkan, Polresta Bengkulu saat ini tengah melakukan langkah-langkah kepolisian awal serta berkoordinasi dengan jajaran terkait untuk membantu proses pencarian.
“Kami mengimbau kepada masyarakat yang melihat atau mengetahui informasi terkait keberadaan yang bersangkutan agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian atau keluarga,” ujarnya.
BACA JUGA:Bengkulu Miliki Konsultan Jantung Anak, IDAI Minta Layanan Dimaksimalkan
BACA JUGA:Polres Mukomuko Bersama TNI Gelar Gerakan Indonesia Asri di Pantai Abrasi
Pihak keluarga berharap bantuan masyarakat apabila menemukan atau mengetahui keberadaan Shovia Febriana Antoni untuk segera menghubungi nomor 08988022456 atau Bhabinkamtibmas Kelurahan Padang Serai di nomor 082280673909.
Polisi juga meminta masyarakat tetap waspada dan tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya, serta menyerahkan penanganan sepenuhnya kepada pihak berwenang.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



