HONDA

Nelayan Tenggelam di Muara Jenggalu Ditemukan Meninggal Dunia di Lentera Merah, Operasi SAR Ditutup

Nelayan Tenggelam di Muara Jenggalu Ditemukan Meninggal Dunia di Lentera Merah, Operasi SAR Ditutup

Nelayan Tenggelam di Muara Jenggalu Ditemukan Meninggal Dunia di Lentera Merah, Operasi SAR Ditutup--

BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Setelah 3 hari pencarian, korban tenggelam di kawasan Muara Jenggalu Pantai Pasir Putih Kota Bengkulu, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Korban bernama Sapril (53) alias Ujang Sidik ditemukan di kawasan perairan Lentera Merah Pulau Baai, pada Selasa 7 April 2026 sore. 

Jenazah korban ditemukan di bibir pantai.

Kepala Basarnas Bengkulu, Muslikun Sodik, membenarkan penemuan tersebut. Ia menyampaikan bahwa korban langsung dievakuasi oleh tim SAR gabungan.

"Benar korban telah berhasil ditemukan, saat ini jenazah dibawa kerumah duka," ujar Muslikun.

BACA JUGA:Polda Usut Dugaan Korupsi Rekrutmen Tenaga Non ASN, Ini Temuan Penyidik dari Geledah BKAD dan RSJK Bengkulu

BACA JUGA:Kejari Mukomuko Tetapkan 3 Tersangka Kasus PAMSIMAS, Kerugian Negara Capai Rp671 Juta

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan pertolongan (SAR) resmi dihentikan. 

Seluruh unsur yang terlibat, mulai dari Basarnas, TNI/Polri, hingga relawan, dikembalikan ke satuannya masing-masing.

Sebelumnya, insiden terjadi pada Minggu 5 April 2026 sekitar pukul 17.00 WIB. 

Sebuah kapal nelayan dihantam ombak besar disertai angin kencang saat hendak kembali ke daratan.

Dua nelayan asal Kelurahan Lempuing, yakni Beri (62) dan Sapril (53) alias Ujang Sidik, menjadi korban dalam peristiwa tersebut.

Dalam kondisi darurat, keduanya melompat ke laut untuk menyelamatkan diri. 

BACA JUGA:Dinkes Mukomuko Usulkan 2 Unit Ambulans untuk RS Pratama dan Puskesmas Ipuh

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: