HONDA

RSUD Curup Dinilai Belum Profesional

RSUD Curup Dinilai Belum Profesional

CURUP – Protes dan kekecewaan Endang Supriatna (45) warga Desa Babakan Baru Kecamatan Bermani Ulu Raya (BUR) terhadap pelayanan RSUD Curup, mulai mendapatkan sorotan. Salah satunya dari Ketua Komisi I DPRD Kabupaten RL Hidayatullah. Dayek sapaan akrab mantan wartawan ini menilai, apa yang dilakukan petugas RSUD Curup belum menunjukan sikap profesional. Apalagi sampai terkesan ‘menolak’ pasien dengan alasan apapun. Karena seharusnya petugas memberikan pelayanan secara profesional, bukan malah tidak menerima kedatangan pasien yang kondisinya diketahui sudah kritis. ‘’Kita menilai ini belum profesional namanya dan seharusnya tidak ada lagi alasan RSUD Curup untuk tidak menerima pasien atau menolak pasien terutama sifatnya darurat. Apalagi dengan alasan karena kekurangan peralatan dan SDM yang dimiliki oleh RSUD Curup,’’ sampai Dayek yang merupakan politisi PKS ini. Apalagi, terang Dayek, kesannya juga tidak masuk akal jika alasan ketidak siapan peralatan serta kekurangan SDM. Karena sepengetahuan mereka dana yang dialokasikan untuk pemindahan pelayanan dari gedung lama di Kelurahan Dwi Tunggal ke gedung baru di RSUD Curup dua jalur mencapai Rp 750 juta dan tidak ada pemotongan terkait pandemi Covid-19 seperti anggaran lainnya. ‘’Jadi seharusnya itu (ketidak siapan peralatan, red) tidak bisa dijadikan alasan. Termasuk soal kekurangan SDM petugas saat pasien datang, juga tidak bisa kita terima. Karena petugas kesehatan di RSUD Curup jumlahnya 300 an orang, tidak mungkin tidak ada satupun yang bisa melayani,’’ sambung Dayek. Ditambahkan Dayek, termasuk juga soal pelayanan di RSUD Curup yang mengharuskan melakukan Rapid test terlebih dahulu untuk pasien yang baru masuk, seharusnya ada tempat atau ruangan khusus bagi pasien dan bukan di teras RSUD Curup. ‘’Yang dikeluhkan warga bukan masalah rapid test nya, melainkan lokasi rapid test yang hanya dilakukan di teras IGD. Seharusnya disiapkan ruangan khusus agar pasien merasa nyaman serta tidak perlu lama menunggu,’’ imbuh Dayek.(dtk)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: