HONDA

Yess! Ginting Melaju ke Perempatfinal, Gregoria Juga Maju Tapi Berat

Yess! Ginting Melaju ke Perempatfinal, Gregoria Juga Maju Tapi Berat

RB ONLINE -  Tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting melangkah ke perempatfinal bulu tangkis Olimpiade Tokyo 2020. Hal ini didapat setelah Ginting mengalahkan Sergey Sirant dari Russian Olympic Comittee (ROC).

Pada laga yang digelar di Musahini Forest Sport Plaza, Tokyo, Rabu (28/7) itu, Ginting menang dalam laga pamungkas Grup J dua gim langsung.

BACA JUGA: Kalah dari Ganda Cina, Praveen Jordan/Melati Kubur Mimpi Raih Medali

Ginting tampil impresif sejak awal. Ia memberikan tekanan kepada Sirant yang membuatnya unggul 11-4. Sirant berupaya mengejar, ia sukses mencetak angka hingga 12-19. Ginting yang unggul jauh menang di gim pertama dengan angka 21-12.

Gim kedua, Sirant mencoba bangkit, namun Ginting tak ingin kecolongan. Ia terus melesat dan unggul di interval gim kedua 11-4. Ginting pun menutup pertandingan dengan angka 21-10.

Sementara itu,  tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung melaju ke babak selanjutnya dan tampil sebagai juara Grup M Olimpiade Tokyo. Hasil ini didapat usai mengalahkan Lianne Tan 21-11 21-17, di Msashino Forest Plaza, Rabu (28/7).

Di babak 16 besar, Gregoria akan bertemu andalan Thailand Ratchanok Intanon dalam pertandingan yang akan berlangsung Kamis (29/7) besok. Gregoria mengatakan dirinya semakin bisa bermain lepas dibandingkan saat pertandingan pertama.

“Tadi saat main di game pertama berbeda daripada kemarin. Waktu pertama masih terasa sekali tegangnya. Mungkin sekarang saya sudah tahu kondisi lapangan karena main di lapangan yang sama. Jadi, Puji Tuhan saya bisa mengontrol permainan saya. Walaupun di game kedua mulai tertekan, saya masih bisa menjaga pola permainan saya,” kata Gregoria dari rilis NOC Indonesia.

Di game pertama, Gregoria tidak menemui banyak kesulitan dan menyelesaikan pertandingan dengan waktu 14 menit. Namun, atlet asal PB Mutiara Cardinal ini mendapat perlawanan sengit dari lawannya.

“Lawan mulai kasih tekanan di game kedua. Di game pertama, dia masih gampang mati. Tapi di game kedua dia mulai bisa menahan karena mungkin posisi lapangan lebih menguntungkan buat dia. Puji Tuhan saya masih bisa menang,” ujar Gregoria. Baca Selanjutnya>>>

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: