HONDA

Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan di Bengkulu Tengah Capai Rp 7 Miliar

Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan di Bengkulu Tengah Capai Rp 7 Miliar

   

BENGKULU TENGAH - Angka tunggakan iuran BPJS Kesehatan di Bengkulu Tengah mencapai Rp 7 miliar lebih. Sementara total warga yang menunggak pembayaran BPJS Kesehatan mandiri mencapai 14.672 orang.

Bagian Hukum dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu, Deddy Wahyudi mengatakan, tunggakan tersebut terhitung hingga bulan Juli 2021. Terdiri dari tiga kelas pelayanan yakni kelas satu, kelas dua dan kelas tiga.

"Untuk kelas satu sebesar Rp 150 ribu per orang per bulan, kelas dua Rp 100 ribu per orang per bulan, kelas tiga Rp 35 ribu per orang per bulan. Selain itu untuk tunggakan peserta ini sangat bervariasi, baik itu menunggak satu bulan, dua bulan, tiga bulan hingga ada yang enam bulan," jelas Deddy.

Ia menegaskan untuk peserta BPJS Kesehatan yang menunggak dipastikan akan langsung dinonaktifkan sementara kartu kepesertaan yang bersangkutan. Dengan dinonaktifkan kartunya, maka peserta tidak bisa mengakses layanan kesehatan JKN KIS. Apabila yang bersangkutan sakit, maka tidak bisa menggunakan kartu tersebut hingga membayar tunggakannya.

Agar kartu tersebut dapat aktif lagi cukup dengan melunasi tagihan tunggakan yang ada. Setelah dibayar kartu bisa langsung aktif dan digunakan. "Namun harus menjadi catatan dan perlu diperhatikan, sesuai dengan ketentuan Perpres 64/2020, hingga 45 hari ke depan sejak kartu diaktifkan, apabila peserta menggunakan kartu JKN untuk mengakses rawat inap, maka akan terkena denda pelayanan kesehatan," bebernya.

Deddy mengimbau peserta JKN KIS untuk rutin membayar iuran setiap bulan agar kartu tetap aktif dan tidak terkena denda pelayanan kesehatan sebagaimana dimaksud dalam perpres tersebut. BPJS Kesehatan sendiri telah mempermudah bagi peserta dalam melakukan pembayaran.

"Saat ini kita sudah membuka banyak kanal pembayaran. Iuran bisa dibatar melalui ATM, Indomaret. Alfamart, Pegadaian, Kantor Pos, Shoopee, Tokopedia Care, dan lainnya,” pungkasnya.(jee)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: