HONDA

Banjir Masih Ancam Dusun 9 Tebat Monok

Banjir Masih Ancam Dusun 9 Tebat Monok

KEPAHIANG, rakyatbengkulu.com - Bencana banjir yang menggenang puluhan rumah warga di Dusun 9 Desa Tebat Monok Kecamatan Kepahiang masih berpotensi terulang. Ini lantaran drainase sebagai media pembuangan air di sekitar desa tersebut belum bisa dibangun dalam waktu dekat.

Dalam APBD Provinsi Bengkulu Tahun Anggaran 2022 mendatang, Pemprov Bengkulu belum memasukkan anggaran untuk pembangunan drainase di jalan lintas Desa Tebat Mobok - Desa Kelilik Kecamatan Seberang Musi. Sementara Pemkab Kepahiang tidak memiliki hak untuk melakukan pembangunan lantaran jalan lintas tersebut kewenangan Pemprov Bengkulu.

Dengan itupula, masyarakat Desa Tebat Monok diminta untuk bersabar dan dimungkinkan pembangunan drainase secara permanen akan dilaksanakan Provinsi Bengkulu di APBD-P 2022 mendatang. Karena ketika akan melakukan pembangunan di awal 2022 mendatang, anggaran tidak tersedia dan tidak masuk dalam APBD 2022.

"Kita sudah turun langsung dan melihat secara langsung terkait adanya genangan air di Desa Tebat Monok tersebut dan itu sudah kita koordinasikan dengan Dinas PUPR Provinsi Bengkulu," ungkap Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Edwar Samsi, S.IP, MM.

Menurut Edwar, APBD 2022 Provinsi Bengkulu sekarang sudah dilakukan pembahasan dan bahkan sudah dilakukan evaluasi oleh Mendagri. Dengan itupula dimungkinkan pembangunan drainase Desa Tebat Monok sulit dilakukan di APBD murni 2022, tapi akan dianggarkan dan dipastikan masuk dalam APBD-Perubahan 2022 mendatang.

"Di samping itu kita juga akan melihat hasil evaluasi Mendagri nantinya, kalau misalnya masih memungkinkan untuk diselipkan anggarannnya maka pembangunan drainase Tebat Monok secara permanen akan dilakukan," ujar Edwar.

Intinya sekarang Pemkab Kepahiang sudah melakukan penanggulangan dengan membuat drainase untuk pembuangan air genangan ketika terjadi hujan dengan intensitas tinggi. Selanjutnya pembangunan drainase secara permanen akan dilakukan oleh pihak provinsi dan dirinya berharap itu bisa direalisasikan di APBD-P 2022 mendatang. (sly)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: