HONDA

Rehab Rusunawa Butuh Rp 2 Miliar

Rehab Rusunawa Butuh Rp 2 Miliar

 

BENGKULU, rakyatbengkulu.com - Anggota komisi  II DPRD Kota Bengkulu  melakukan inspeksi mendadak (Sidak), Senin (7/2) ke Rusunawa kota Bengkulu. Untuk menindaklanjuti rencana perbaikan menyeluruh  Rusunawa.

Sidak dihadiri Ketua Komisi II Indra Sukma, Wakil Ketua Komisi II Rahmad Mulyadi, dan anggota komisi 2 lainnya. BACA JUGA: Rusunawa Tidak Terawat Petugas Kebersihan Tak Dilengkapi APD

Seperti Mardianti, Sasman Janilis dan Solihin Adnan. Para wakil rakyat ini mengecek langsung kondisi bangunan. Mulai dari sarana prasarana gedung seperti kualitas cat dinding, fasilitas kamar mandi, plafon hingga rembesan air ke kamar Rusunawa.

Wakil Ketua Komisi II Rahmad Mulyadi mengatakan,  tahun ini akan diusulkan anggaran perbaikan menyeluruh di Rusunawa. Tujuan sidak ini agar didapat kesesuaian antara kebutuhan renovasi yang diperlukan dengan besaran anggaran yang akan dialokasikan.

“Rehab akan kita lakukan dengan anggaran sekitar Rp 2 miliar,” katanya di sela - sela sidak.

Rahmad Mulyadi juga menjelaskan, dari 96 kamar hanya 63 kamar yang ada penghuninya. Masih banyak juga  penghuni ruangan itu kebocoran sehingga perlu di rehab.

"Akan kita bantu anggarkan  perehaban. Diharapkan biaya per bulan Rusunawa bisa naik  menjadi PAD  untuk kota nantinya," jelasnya  bersama rekan Komisi II lainnya.

Selain itu Rahmad Mulyadi menambahkan, dengan kondisi Rusunawa yang butuh perhatian ini, akan diperjuangkan anggaran untuk perehaban gedung. "Bila difasilitasi kemungkinan Rusunawa ini akan kita rehab total," paparnya.

BACA JUGA: Delapan PNS di Rejang Lebong Dipecat! Kenapa?

Sumbang PAD

Di samping itu, Samsul selaku kepala UPTD Rusunawa sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas hadirnya anggota Komisi II DPRD Kota Bengkulu hingga akan memperjuangkan anggaran perehaban Rusunawa.

"Kita sangat berterima kasih atas datangnya para wakil rakyat Komisi II dewan kota. Di mana  kondisi saat ini Rusunawa sangat membutuhkan perhatian agar dapat direhab. Di mana selama ini tidak ada anggaran perehapan  sehingga sudah banyak kerusakan yang menjadi keluhan warga Rusunawa ini. Rusunawa juga menjadi salah satu penyumbang PAD buat Pemerintah Kota, meski tidak sebanyak sumber PAD yang lainnya," tutupnya. (hkm)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: