HONDA

16 SD Tidak Terverifikasi

16 SD Tidak Terverifikasi

 

KAUR, rakyatbengkulu.com- Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Kaur yang membutuhkan rehab dapat mengusulkan melalui data pokok pendidikan (Dapodik) setiap sekolah.

Saat ini hanya 177 SD yang terverifikasi dapodik untuk pembangunan tahun 2023. Plt Kepala Dinas Pendidikan Kaur, Sumari M.Pd menjelaskan Dispendik sudah melakukan bimbingan dan pembinaan dalam penginputan data dapodik.

Termasuk dengan melaporkan kondisi fisik bangunan sekolah. Baik bangunan ruang belajar, ruang ruang guru, ruang perpustakaan dan lainnya. BACA JUGA: PPPK Guru Tahap 1 “Banjir” Duit, Gaji dan Rapel, Bulan Depan THR

Bimbingan penginputan tersebut bertujuan agar pihak sekolah tidak kebingungan dalam pengaplikasian, karena jika sekolah tidak mengerti dan paham, maka usulan untuk program apapun untuk sekolah tersebut tidak akan berjalan.

”Kami selalu mengimbau baik kepala sekolah maupun guru untuk selalu mengupdate ilmu yang bersifat teknologi digital,” kata Sumari.

Sumari menambahkan saat ini dari 193 SD, masih terdapat 16 SD yang belum terverifikasi di dapodik. Hanya 117 SD yang sudah terverifikasi. Hal ini dikarenakan kesalahan dalam penginputan.

Mengenai kesalahan input tersebut didapat dari laporan admin pusat, dan saat ini sudah dilakukan koordinasi, namun belum juga mendapat solusi.

Lanjutnya, untuk SD yang tidak menginput dapodik sesuai dengan usulan, tentu akan bermasalah ketika pihak sekolah ingin mengejar akreditasi sekolah. BACA JUGA: Karateka Bengkulu Raih 22 Medali, di Kejuaraan Dunia Virtual

Bantuan untuk rehab juga perlu diverifikasi terlebih dahulu oleh dapodik pusat. Ke depan, harapannya kejadian seperti ini jangan sampai terulang kembali.

Sumari menerangkan tahun ini menjadi tahun tertinggi usulan yang terverifikasi oleh dapodik dengan jumlah 117 SD.

”Kami menginginkan dengan terverifikasinya usulan, maka tahun 2023 nanti akan ada rehab sekolah di Kabupaten Kaur,” tutupnya. (cw3)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: