HONDA

Bawa E-KTP, Bisa dapat Modal Usaha, Begini Caranya

Bawa E-KTP, Bisa dapat Modal Usaha, Begini Caranya

ilustrasi. Berapa honor panitia Pemilu 2024--

 

BENGKULU, RAKYATBENGKULU.DISWAY.ID – Ini informasi menarik bagi warga penerima bantuan sosial (Bansos), di Provinsi Bengkulu.

Cukup membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP), penerima bansos bisa mendapatkan modal usaha dari program pembiayaan Ultra Mikro (UMi).

Program ini disalurkan melalui Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB).

Seperti PT Pegadaian (Persero), PT Bahana Artha Ventura, dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero).

BACA JUGA: Digital Banking Apps Paling Digemari, BRImo Catatkan Kenaikan Transaksi 136,5%

Hal ini disampaikan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Bengkulu, Syarwan. 

“Inikan merupakan program Pemerintah yang dananya dari APBN.

Tentu sasarannya masyarakat usaha yang paling bawah,” kata Syarwan.

Selain KTP, juga harus menyertakan surat keterangan akan memulai usaha yang ditandatangani oleh ketua RT tempat tinggal penerima bansos.

Selain itu penerima bansos yang mengajukan UMi, tidak terdaftar sebagai penerima Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Pemerintah sudah menunjuk Pusat Investasi Pemerintah (PIP) sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Kementerian Keuangan.

BACA JUGA: 10 Poin Usulan Hasil Reses Disampaikan Dewan dalam Paripurna, Mudah-mudahan Diakomodir

Untuk menjadi jembatan penyaluran pembiayaan kepada masyarakat yang mendapatkan Bansos.

 “Penerima Bansos itu bisa memanfaatkan UMi untuk kegiatan usaha.

Sehingga itu bisa meningkatkan jumlah pelaku usaha di Bengkulu.

Sekaligus membantu mereka yang selama ini ada di bawah garis kemiskinan untuk naik kelas,” ungkapnya.

Dalam program pembiayaan UMi para debitur dilengkapi dengan pendampingan.

Fasilitas pendampingan berupa pemberian motivasi.

BACA JUGA: 5 Paskibra RL Lolos Seleksi tingkat Provinsi

Pemberian pemahaman mengurus izin usaha, meningkatkan usahanya dan juga meningkatkan kualitas produknya.

“Untuk syaratnya kita permudah dan semudah mungkin.

Karena kendala pelaku usaha ini akses pemasaran.

Makanya dalam pendampingan, pemasaran menjadi materi yang diberikan kepada para debitur,” ujarnya.

Untuk penyaluran UMi per Juli 2022 ini mencapai Rp 36,35 miliar kepada 7.521 debitur.

BACA JUGA: Mantan Atlet Hidup Menggelandang di Rejang Lebong, Dispora Akan Cek

Jumlah tersebut terbilang sedikit dibandingkan dengan total penerima bansos di Bengkulu yang mencapai 442.570 keluarga penerima manfaat (KPM).

“Kita harapkan penerima Bansos dapat memanfaatkan UMi ini. Kusunya untuk membuka usaha,” pungkasnya. (eng)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: