Dua Korban Penikaman Salah Sasaran

Dua Korban Penikaman Salah Sasaran

Salah satu korban penikaman meninggal dunia--Ist/rakyatbengkulu.disway.id

BENGKULU, rakyatbengkulu.disway.id – Dua korban penikaman hingga tewas di depan SPBU Jalan Putri Gading Cempaka, Senin (1/8) dini hari lalu, ternyata korban salah sasaran.

Hal ini terungkap setelah Satreskrim Polres Bengkulu memeriksa 11 saksi dalam kasus penikaman maut ini.

Di mana korbannya, Dandi (18) warga Kecamatan Pino Raya Bengkulu Selatan dan Aldi (19) warga Kelurahan Padang Harapan.

“Sudah 11 saksi yang kita periksa. Dan kita amankan 3 orang yang berteman dengan calon tersangka dalam kasus ini,” ungkap Kapolres Bengkulu AKBP Andi Dady SIK melalui Kasat Reskrim Polres Bengkulu AKP Welliwanto Malau SIK.

Dari hasil pemeriksaan penyidik, ada dua kubu di lokasi kejadian.

Ternyata kubu yang berjumlah 10 orang lebih, salah sasaran mengeroyok lima korban yang duduk di lokasi kejadian.

BACA JUGA:Petik Jeruk, Pemuda Tewas Kesetrum

Ceritanya, Da dan Al bersama tiga temannya setelah membeli tuak 4 liter di Pasar Minggu, kemudian pindah ke depan SPBU Jl. Putri Gading Cempaka.

Sedang asik minum, kemudian datang tiga pemuda yang tidak dikenal nimbrung ikut minum tuak bersama lima pemuda itu.

Tiga pemuda yang belum dijelaskan identitasnya oleh penyidik ini, ternyata sebelumnya terlibat keributan dengan kubu pemuda lain.

Di acara bazar Festival Muharram, Sport Center.

Saat asik minum, tak lama datanglah 10 pemuda menghampiri.

Gerombolan pemuda itu rupanya mencari tiga pemuda yang baru datang menghampiri Da, Al bersama teman-temannya.

BACA JUGA:Tega Nian, Anak Kandung Disetubuhi Disaat Istri Pergi Arisan

Tanpa basa-basa ke 10 pemuda itu mengeroyok pemuda yang tengah minum tuak tersebut.

Naasnya, tiga pemuda yang awalnya terlibat pertikaian dengan 10 pemuda ini kabur meninggalkan Da, Al bersama temannya.

Da dipukul menggunakan kayu balok serta di tusuk oleh para pelaku.

Begitu juga Al mengalami hal yang sama.

Da mengalami luka tusuk di dada sebelah kiri hingga 20 cm dalamnya dan meninggal dunia di tempat.

Sementara Al, mengalami tiga luka tusuk di bagian pundak belakang dan dinyatakan meninggal dunia setelah sempat dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara.

“Hasilnya kita menaikkan satatus laporan polisi tersebut dari penyelidikan ke tingkat penyidikan.

Serta telah ditetapkan empat orang tersangka dalam perkara ini, dua sudah di tahan dua lagi DPO,” terang Malau.

BACA JUGA:Polisi Tetapkan 4 Tersangka Penikaman yang Menewaskan Dua Pemuda, 2 DPO

Malau menerangkan, ada dua orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka penikaman maut ini yakni De dan Gu.

Keduanya dijerat pasal pasal 170 Ayat (2) ke-3 KUHP subsidair pasal 170 ayat (1) KUHP lebih subsidair pasal 358 Ayat (2) KUHP.

“Keduanya ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara tindak pidana primer kekerasan yang dilakukan secara bersama-sama yang mengakibatkan korbannya mati.

Subsidair kekerasan yang dilakukan secara bersama-sama lebih subsidair turut serta dalam penyerangan atau perkelahian di mana terlibat beberapa orang jika akibatnya meninggal dunia,” jelas Malau.

Sementara dua tersangka lainnya pihaknya telah mengeluarkan surat Daftar Pencarian Orang (DPO) tertanggal 5 Agustus 2022.

BACA JUGA: Banyak Pindah ke Kota, SDN 67 Terancam Tutup

“Dua tersangka lainnya yakni Na dan Be kita keluarkan surat DPO tertanggal hari in (Kemarin, red). Keduanya disangkakan dengan Pasal 338 KUHP jo 358 KUHP,” demikian Malau. (jam)

Sumber: