baner atas dalam artikel  2023

Oknum Polisi KDRT Vonis 4 Tahun 7 Bulan Penjara, Istri Lebih Ringan

Oknum Polisi KDRT Vonis 4 Tahun 7 Bulan Penjara, Istri Lebih Ringan

Sidang kasus penganiyaan ART oleh oknum polisi dan istri di Pengadilan Negeri Bengkulu--Febi/rakyatbengkulu.disway.id

BENGKULU, rakyatbengkulu.com – Pasangan suami istri (pasutri) yakni Bripka Beni Adiansyah dan istrinya Lediya Eka Restu divonis bersalah atas perkara kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap Asisten Rumah Tangga (ART) Yesi Apriliya.

Majelis hakim PN Bengkulu, yang diketuai hakim Fauzi Isra, SH kemarin (16/11) menjatuhkan pidana penjara selama 4 tahun 7 bulan atau 55 bulan. Sementara istrinya dipidana selama 1 tahun 8 bulan penjara atau 20 bulan.

Dalam amar putusannya, majelis hakim menyatakan, Bripka Beni dan istrinya dinilai terbukti melakukan tindakan kekerasan dalam rumah tangga yang menyebabkan luka berat sebagaimana diatur dalam Pasal 44 ayat 2 Undang-undang (UU) Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang tercantum dalam dakwaan primer Jaksa Penuntut Umum (JPU).

“Menjatukan pidana penjara terhadap terdakwa Beni Adiansyah selama 4 tahun 7 bulan, dan terdakwa Lediya selama 1 tahun 8 bulan penjara,” sebut ketua majelis.

BACA JUGA:Kasus OTT Dinas Pendidikan Bengkulu Utara, Demi Bayar Fee Ada Kontraktor Sampai Jual Sapi

BACA JUGA:Korban Pencabulan Ayah Tiri di Bengkulu Dapat Pendampingan Psikologi

Adapun hal yang meringankan terdakwa Lediya, adalah terdakwa memiliki anak yang masih berumur balita.

Serta terdakwa Lediya dan Bripkan Beni belum pernah terlibat pidana sebelumnya.

Putusan majelis hakim terhadap kedua terdakwa ini lebih rendah dari tuntutan JPU Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu, yang menuntut Bripka Beni dipenjara selama 7 tahun penjara, dan istrinya Lediya 4 tahun penjara.

Atas putusan ini, Kasi Intel Kejari Bengkulu, Riky Musriza, SH, MH menyebutkan pihaknya akan pikir-pikir dahulu terhadap putusan kedua terdakwa ini.

“Kita masih ada waktu untuk pikir-pikir dahulu,” singkat Riky.

BACA JUGA:Pembobol Rekening ATM Warga Bengkulu Dibekuk, Pelakunya 2 Wanita Asal Palembang

BACA JUGA:Alumni Malah Bobol Sekolah Sendiri, 2 ABG Kepahiang Digelandang

Sementara, Penasihat Hukum (PH) kedua terdakwa Irvan Yudha Oktara, SH menerangkan imbas dari perkara ini juga dirasakan oleh anak kedua terdakwa yang masih balita.

Sumber: