baner honda 2022
yamaha 2022
PRAMUKA 2022

2 IRT Hanya 'Pemeran Pembantu' Kasus Pembobolan Tabungan

2 IRT Hanya 'Pemeran Pembantu' Kasus Pembobolan Tabungan

Dua tersangka sindikat pembobol tabungan, warga Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan yakni Da (40) dan Fe (42) menjalani pemeriksaan oleh Satreskrim Polresta Bengkulu--ist/rakyatbengkulu.disway.id

BENGKULU, rakyatbengkulu.com – Dua tersangka sindikat pembobol tabungan yang diamankan Tim Opsnal Resmob Macan Gading Sat Reskrim Polresta Bengkulu, Rabu (16/11) ternyata bukan pelaku utama.

Kedua tersangka itu yakni Da (40) ibu rumah tangga (IRT) warga Jalan Seroja Kelurahan 20 Ilir D III Kecamatan Ilir Timur I Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan, dan Fe (42) warga Lorong Soak Bato I Kelurahan Talang Semut Kecamatan Bukit Kecil Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan.

Keduanya hanya berperan sebagai pembuat buku rekening, dan pengepul buku rekening masyarakat untuk menyimpan hasil pembobolan.

Kasat Reskrim Polresta Bengkulu AKP. Welliwanto Malau, SIk melalui Kanit Tipidter Polres Bengkulu Ipda. Albeth Salomo Sinulaki, S.TrK mengungkapkan terhadap pelaku utama pada sindikat pembobol tabungan atau disebut juga sindikat tipu sana-sini (Tipsani) ini masih dalam pengejaran.

BACA JUGA:Cerita 3 Anak Bawah Umur di Bengkulu Disekap dan Dianiaya Karena Dituduh Mencuri

BACA JUGA:Saldo Pulsa Digelapkan Karyawan, Pemilik Konter di Bengkulu Rugi Rp30 Juta

Mereka telah menerbitkan daftar pencarian orang (DPO) terhadap tersangka utama.

“Untuk pelaku utama masih dalam proses pengejaran, dan sudah kita terbitkan daftar pencarian orang (DPO) nya,” ungkap Salomo. Dalam aksinya sindikat tipsani ini beraksi secara acak.

Tidak menentukan korbannya siapa. Mereka hanya bermodalkan nomor handphone para calon korban. Kemudian mengirimkan pesan pendek atau SMS dan iklan-iklan fiktif pada calon korbannya.

Korban yang tertarik akan diarahkan untuk mengaktivasi ulang internet bankingnya dan tersangka kemudian meminta kode OTP korban.

BACA JUGA:Truk Material Melintas Bikin Warga Geram

BACA JUGA:Ini Daftar Lengkap 13 PP Muhammadiyah Periode 2022-2027, Haedar Nashir Teratas

Setelah mendapatkan kode OTP itu, dengan mudah tersangka bisa masuk ke akun internet banking korban.

Sehingga tersangka bisa memindahkan uang yang ada di rekening korban, ke berbagai rekening bank masyarakat yang buku tabungannya telah dibeli oleh tersangka.

Sumber: