baner honda 2022
yamaha 2022
PRAMUKA 2022

Kabar Terbaru Kasus Korupsi NIPD, Mantan Kabid Dinas PMD Kaur Jalani Sidang Perdana

Kabar Terbaru Kasus Korupsi NIPD, Mantan Kabid Dinas PMD Kaur Jalani Sidang Perdana

Sidang perdana kasus korupsi NIPD Kaur yang digelar di Pengadilan Tipikor Bengkulu, Selasa, 22 November 2022.--Dokumen/rakyatbengkulu.disway.id

 

BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM - Mantan Kabid Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kaur, Doni Rasfino menjalani sidang perdana perkara dugaan tindak pidana korupsi Nomor Induk Perangkat Desa (NIPD) di Kabupaten Kaur tahun 2021.

Sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan terhadap terdakwa ini diikuti oleh terdakwa secara virtual dan digelar di Pengadilan Tipikor Bengkulu, Selasa, 22 November 2022.

Dalam sidang tersebut JPU Kejaksaan Negeri Kaur, Eke Widoto Kahar mengatakan, terdakwa didakwa dengan Pasal 12 e atau pasal 11 UU RI Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jonto pasal 55 ayat 1 KHUPidana.

"Dakwaan sudah kami bacakan tadi, pada intinya sama dengan terpidana terdahulu yakni Asmawi dan Hassanudin. Kami juntokan ke Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP," sampai Eke.

BACA JUGA:Diduga Tilep Beasiswa PIP, Oknum Guru Kepahiang Digelandang, 31 Siswa Diambil Keterangan

BACA JUGA:Soal CSR Lampu Median Jalan, Pejabat Rejang Lebong Diperiksa Polda

Lanjutnya, dalam perkara ini terdakwa Doni telah menerima uang dari Asmawi (terpidana terdahulu) senilai Rp10 juta.

Lebih lanjut, terdakwa melalui penasehat hukumnya akan mengajukan eksepsi atas dakwaan tersebut. Sehingga pihaknya akan melihat terlebih dahulu materi eksepsi yang disampaikan oleh pihak terdakwa.

"Melalui kuasa hukumnya tadi terdakwa akan mengajukan eksepsi, maka kita lihat saja nanti eksepsinya seperti apa. Kita siap untuk memberikan jawaban," ujarnya.

Sementara itu menanggapi dakwaan JPU, Kuasa Hukum Terdakwa Doni, Irvan Yudi Oktara menyampaikan pihaknya akan mengajukan eksepsi.

BACA JUGA: Jalan Provinsi di Bengkulu Utara Buat Kepentingan Perusahaan Tambang

BACA JUGA:Bandit Curanmor Spesialis Kosan di Bengkulu Gagal Beraksi, 2 Motor Incaran Tak Bisa Menyala

"Sudah kita sampaikan, terkait surat dakwaan kami mengajukan keberatan atau eksepsi. Kami meminta satu minggu ke depan untuk dibacakan eksepsi yang kami sampaikan," katanya.

Sebelumnya kasus NIPD ini sudah menyeret tersangka dan telah selesai menjalani hukuman. Kasus Pungli NIPD ini terjadi tahun 2021.

Saat itu seorang oknum Sekdes di Kabupaten Kaur diamankan Unit Tipikor Polres Kaur, diduga melakukan pungli terhadap sejumlah perangkat desa di Kaur untuk mendapatkan SK NIPD.

Dalam perkara tersebut Unit Tipikor Polres Kaur juga mengamankan uang dengan nilai ratusan juta rupiah dengan besaran Rp3 juta hingga Rp5 juta per orang.

Dari hasil penyelidikan, kasus ini melibatkan Asmawi mantan Kepala Dinas PMD dan pengurus Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI), Hasanuddin.

Sumber: