baner honda 2022
yamaha 2022
PRAMUKA 2022

Pemuda 18 Tahun di Kota Bengkulu Dikeroyok Sejumlah Orang Tak Dikenal, Perkara Manjat Pagar

Pemuda 18 Tahun di Kota Bengkulu Dikeroyok Sejumlah Orang Tak Dikenal, Perkara Manjat Pagar

Aqidah, ibu korban saat menceritakan pengeroyokan yang dialami anaknya.--Dokumen/rakyatbengkulu.disway.id

 

BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM - HF (18) pemuda Kelurahan Rawa Makmur Permai Kecamatan Muara Bangkahulu Kota Bengkulu menjadi korban penganiayaan yang dilakukan sejumlah orang tidak dikenal (OTD).

Peristiwa pengeroyokan ini dialami korban di kawasan Jalan Merpati 15 Kelurahan Rawa Makmur, Senin, 21 November 2022 lalu.

Akibatnya korban mengalami memar di bagian pelipis dan bengkak kepala hingga kejadian tersebut dilaporkan ke pihak kepolisian.

Dalam laporan pihak korban ke polisian pengeroyokan ini diduga didasari para pelaku yang dendam dengan korban lantaran para pelaku sempat ditegur oleh kakak korban memanjat pagar yang ada di dekat pekarangan rumahnya.

BACA JUGA:Begal Sasar Tukang Ojek, Korban Ditusuk sampai Tembus ke Paru

BACA JUGA:Putus dengan Pacar, Video Tanpa Busana Siswi di Bengkulu Selatan Disebar

Ibu korban, Aqidah mengatakan, korban didatangi oleh 4 orang pemuda menggunakan sepeda motor di lokasi kejadian. Dua diantaranya langsung melakukan pengeroyokan kepada korban.

Belum diketahui penyebab pasti korban dikeroyok, namun dalam laporannya diduga para pelaku tidak senang lantaran sebelumnya pernah ditegur karena memanjat pagar rumahnya oleh kakak korban.

Korban yang diketahui kurang lancar dalam berbicara ini kerap diganggu oleh para terduga pelaku.

"Anak saya ini kurang lancar ngomong, saya lihat pelipisnya robek, pas ditanya ia bilang dipukul. Awalnya ia tidak mau cerita, ternyata dikeroyok," ungkapnya, Rabu, 23 November 2022.

BACA JUGA:Kisah Pilu Bocah di Seluma Digagahi 2 Pria Dewasa di Kebun Sawit

BACA JUGA:Beredar Video Suami Bawa Sajam Pergoki Istri Selingkuh, Diduga Terjadi di Kota Bengkulu

Para pelaku melakukan pemukulan terhadap korban secara bersamaan hingga korban mengalami luka dan bengkak.

Tidak terima kejadian yang dialami anaknya peristiwa tersebut kemudian dilaporkan pihak keluarga ke kepolisian untuk ditindaklanjuti.

Sumber: