baner honda 2022
yamaha 2022
PRAMUKA 2022

Dapat Telepon Dikabari Anak Alami Pendarahan, Warga Penurunan Kota Bengkulu Tertipu

Dapat Telepon Dikabari Anak Alami Pendarahan, Warga Penurunan Kota Bengkulu Tertipu

Kasi Humas Polresta Bengkulu, AKP Sugiharto--Dokumen/rakyatbengkulu.disway.id

 

BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM - Berbagai cara dilakukan pelaku tindak pidana penipuan untuk meraup keuntungan dari targetnya.

Terbaru aksi penipuan yang dilakukan seorang pelaku dengan modus memberikan kabar bahwa anggota keluarga mengalami pendarahan dan meminta sejumlah uang untuk pengobatan.

Modus penipuan ini terjadi di Kota Bengkulu. Seperti yang dialami seroang Ibu Rumah Tangga (IRT) berinisial NO (45), warga Kelurahan Penurunan Kota Bengkulu.

Dia menjadi korban penipuan dan mengalami kerugian jutaan rupiah.

BACA JUGA:12 Tahun Penjara Buat Pembunuh Anggota Kodim Seluma

BACA JUGA:Formasi Dokter Spesialis PPPK Tak Diminati

Aksi tersebut terjadi pada Rabu, 23 November 2022 berawal saat korban menerima telepon dari pelaku yang mengaku sebagai dokter dan guru di sekolah anak korban.

Pelaku kemudian memberi kabar bahwa anak korban terjatuh pada saat olahraga dan mengalami pendarahan sehingga harus dilakukan tindakan operasi.

Melalui handphone, pelaku menyebutkan bahwa memerlukan biaya Rp39 juta untuk biaya pengobatan.

Korban yang menerima kabar kemudian memenuhi permintaan pelaku dengan mengirimkan uang senilai Rp10 juta untuk biaya awal pengobatan anaknya yang disebutkan pelaku telah berada di rumah sakit, melalui transfer.

BACA JUGA:Bangun Posko Kesehatan & Bagikan 2000 Nasi Bungkus, BRI Gerak Cepat Bantu Warga Terdampak Gempa Cianjur

BACA JUGA:Mahasiswi Asal Bengkulu Utara Jadi Korban Curas Saat Belajar Mobil di STQ, Handphone dan Isi Tas Raib

Setelah mengirimkan uang, korban kemudian mendatangi rumah sakit yang dimaksud oleh pelaku untuk mengecek kabar yang diterimanya tersebut.

Namun saat dicek ternyata kabar tersebut tidak benar, dan korban baru menyadari telah menjadi korban penipuan.

Kasi Humas Polresta Bengkulu, AKP Sugiharto membenarkan adanya laporan tindak pidana penipuan yang dilaporkan korban.

Saat ini kasus tersebut sedang ditangani lebih lanjut oleh pihaknya.

BACA JUGA: Ribuan Suporter Masuk Islam, Piala Dunia jadi Media Dakwah

BACA JUGA:Le Minerale Tampil dengan Produk Edisi Piala Dunia 2022

"Benar kita menerima laporan dugaan penipuan. Modusnya pelaku menelepon korban dan memberi kabar kalau anaknya terluka dan meminta mengirimkan biaya berobat. Saat ini laporan sedang kita tangani lebih lanjut," sampainya, Kamis, 24 November 2022.

Dalam kesempatan tersebut dirinya juga mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati atas segala modus tindak pidana penipuan.

Diharapkan kepada masyarakat jika menerima kabar dari orang yang tidak dikenal, untuk mencari tahu dulu kebenarannya agar terhindar dari peristiwa serupa.

Sumber: