baner atas dalam artikel  2023

11 Ribu Cangkang Sawit Diekspor ke Jepang, Perdana

11 Ribu Cangkang Sawit Diekspor ke Jepang, Perdana

Pengecekan cangkang kelapa sawit di Pelabuhan Pulau Baai yang siap di ekspor ke Jepang.--ist/rakyatbengkulu.com

BENGKULU, rakyatbengkulu.com – Sebanyak 11.000 ton cangkang kelapa sawit Provinsi Bengkulu akan diekspor ke Jepang.

Pengiriman cangkang sawit ke negara Jepang itu merupakan yang pertama.

Sebelumnya Bengkulu juga pernah mengekspor cangkang sawit pada Juni 2022 lalu, ke negara Thailand.

Rencananya belasan ribu ton cangkang sawit itu akan dikirim pada Februari mendatang melalui Pelabuhan Pulau Baai.

Kemudian Pengiriman secara rutin akan dilakukan setiap bulan dengan volume ekspor dari total kontrak sebanyak 132.000 ton sepanjang tahun 2023.

BACA JUGA:Kabar Baik Buat Petani Kelapa Sawit, Hari Ini Harga Bergerak Naik Segini

BACA JUGA:Warning! Petani Mukomuko Tak Boleh Alihfungsikan Sawah jadi Sawit

Kepastian kesiapan ini setelah perwakilan pemerintah dan Importir asal Jepang meninjau kesiapan stok barang, pelabuhan dan sarana “loading” di Pelabuhan Pulau Baai pada Rabu (18/1).

Sekretaris Jenderal Asosiasi Pengusaha Cangkang Sawit Indonesia (APCASI), Deswan Hardjo Putra mengatakan, nilai ekspor cangkang Bengkulu untuk tahun 2023 sebesar Rp 359 miliar.

Ini merupakan bagian dari kontrak kerja sama yang ditandatangani pada akhir 2022 lalu dengan total ekspor sebesar Rp 2,3 triliun.

“Bengkulu kita jadikan prioritas pertama,” ujar Deswan.

BACA JUGA:Mantap Memilih Janda, 10 Hal Ini yang Harus Dilakukan untuk Memikat Hatinya

BACA JUGA:Jomblo Harus Baca, 6 Tips PDKT dengan Gebetan Nomor 3 Sangat Penting

Provinsi Bengkulu akan menerima pandapatan melalui Dana Bagi Hasil atau SBH melalui pajak ekspor sebeaar 60 persen dari pajak yang disetorkan ke negara.

Sumber: