baner atas dalam artikel  2023

Beli BBM di SPBU dengan QR Code Tanpa Gunakan Ponsel? Bisa, Begini Caranya

Beli BBM di SPBU dengan QR Code Tanpa Gunakan Ponsel? Bisa, Begini Caranya

Mulai hari ini, 6 Februari 2023 mengisi BBM di seluruh SPBU Pertamina di wilayah Bengkulu sudah wajib menggunakan QR Code.--YouTube.com/MyPertamina

 

BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM - Aturan pembelian BBM Subsisi di SPBU dibatasi hanya 60 liter saja per hari.

Bukan hanya dibatasi, PT Pertamina Patra Niaga (PPN) melakukan kembali perluasan penerapan implementasi secara menyeluruh (full cycle) Program Subsidi Tepat untuk pembelian Jenis BBM Tertentu (JBT) solar subsidi dengan menggunakan QR code.

Artinya diwajibkan menggunakan aplikasi MyPertamina. 

Lalu, apakah bisa membeli BBM subsidi dengan menggunakan QR code tanpa harus membawa ponsel?

BACA JUGA:Ini Cara Kemenhub Atasi Tingginya Konsumsi BBM Buat Kendaraan Pribadi, Mungkin Ngak Ya?

BACA JUGA:Full Cycle BBM QR Code Akan Kembali Diuji Coba, Takut Tidak Kebagian? Yuk Daftar

PT. PPN regional Jatimbalinus optimistis dengan memperluas wilayah jaringan Program Subsidi Tepat untuk pembelian Jenis BBM Tertentu (JBT) Solar Subsidi menggunakan QR Code dalam tahapan uji cobanya kembali ini, akan berjalan dengan baik.

Uji coba Full cycle BBM bersubsidi kali ini akan di lakukan 3 wilayah yaitu Jawa Timur, Bali, dan Madura.

Dikutip dari antaranews.com, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Deden Mochammad Idhani menyebutkan, PT PNN akan kembali melaksanakan (Full Cycle).

Menurut Deden, sejak diberlakukannya  Full Cycle menggunakan kode QR dalam pembelian BBM bersubsidi, konsumen yang melakukan registrasi pendaftaran telah meningkat sebanyak 49,5 persen dibandingkan dengan periode sebelumnya.

BACA JUGA:5 Bahan Bakar Pengganti BBM di Masa Depan, Nomor 2 Serius Dikembangkan Pemerintah

BACA JUGA:Perbandingan RON BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP, Makin Tinggi Tambah Irit

Lebih lanjut, menurut Deden, proses digitalisasi distribusi BBM adalah syarat penugasan penyalur Subsidi oleh BPH Migas dalam Peraturan BPH No.60/61 108 tahun 2021. 

Sumber: