5 Faktor Ini yang Bikin Masyarakat Indonesia Masih Percaya Jimat dan Praktik Dukun

5 faktor ini yang bikin masyarakat Indonesia masih percaya jimat dan praktik dukun--dokumen/rakyatbengkulu.com
BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM - Kisah orang pintar alias dukun perempuan, LD (35) yang mampu menguras harta seorang Kades di Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu hingga Rp2 miliar menarik perhatian.
Ketika membahas mengapa masih ada masyarakat yang percaya pada jimat dan praktik dukun, penting untuk diingat bahwa keyakinan dan perilaku manusia sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor.
Seperti budaya, sejarah, tradisi, dan keyakinan pribadi. Lima faktor ini yang bikin masyarakat Indonesia masih percaya jimat dan praktik dukun.
BACA JUGA:Kisah Dukun di Kaur-Bengkulu, Mampu Perdayai Kades Hingga Rp2 Miliar
BACA JUGA:Istri Kuat, Seorang Diri Tangkap Maling di Rumah, Suami Masih Tertidur
1. Warisan Budaya dan Tradisi
Beberapa masyarakat memiliki warisan budaya yang kuat dalam hal kepercayaan pada jimat dan praktik dukun.
Keyakinan ini mungkin telah diturunkan dari generasi ke generasi dan menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas budaya mereka.
Masyarakat cenderung mempertahankan tradisi dan praktik yang dianggap penting dalam warisan budaya mereka.
BACA JUGA:Baliho Bacaleg Nasdem Dilapor, Dekat Kantor Camat
BACA JUGA:Dugaan Korupsi BTT, Kepala Pelaksana dan Kabid BPBD Seluma Diperiksa Polda Hingga Tengah Malam
2. Ketidakpastian dan Kontrol
Manusia cenderung mencari cara untuk mengatasi ketidakpastian dalam hidup.
Sumber: