HONDA

Masya Allah, Bisa Kaya Raya Mendadak! Warga Kaur Jual Ambergris Miliaran Rupiah

Masya Allah, Bisa Kaya Raya Mendadak! Warga Kaur Jual Ambergris Miliaran Rupiah

Masya Allah, Bisa Kaya Raya Mendadak! Warga Kaur Jual Muntahan Paus Miliaran Rupiah--ical/rakyatbengkulu.com

BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM -  Ambergris atau muntahan paus dijual miliaran rupiah, masya Allah. Jika sampai benar - benar terwujud, bisa menjadikan pemiliknya kaya raya mendadak.

Adalah Sukadi, sehari-hari berprofesi sebagai nelayan, warga Desa Pasar Lama Kecamatan Kaur Selatan Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu. Ia bakal kaya raya, jika bisa menjual seluruh Ambergris miliknya, dengan harga Rp5,5 miliar.

Jika anda siap membeli, warga Kaur ini mengklaim punya Ambergris sebanyak 250 kilogram.  Artinya, per kilogramnya, ia akan menjualnya seharga Rp22 juta. Bagaimana tidak bisa buat kaya raya.

 Kepada rakyatbengkulu.com menyebut, Sukadi mengaku tidak membatasi siapa saja yang hendak membeli. Tidak hanya dari dalam daerah atau luar daerah, bahkan dari luar negeri pun, Sukadi tidak akan ragu melepas stok Ambergris yang masih tersimpan.

BACA JUGA:Hiu Paus Tutul Ditemukan Mati Terdampar di Perairan Kampung Bahari

“Sebaiknya datang langsung, bisa lihat langsung barangnya. Mengenai harga, bisa dibicarakan. Kalau maunya saya sekarang, ya antara Rp20 juta sampai Rp22 juta per kilogram, itu maunya saya,” kta Sukadi.

Harga tersebut menurut Sukadi, tidak mahal. Karena sejatinya Ambergris harganya jauh lebih tinggi dari yang ia patok.

“Itu harga yang sama seperti sebelumnya yang sudah saya jual. Waktu itu dibeli warga dari Negara Swedia. Dihitung Rp22 juta per kilogram,” kata Sukadi.

Stok sebanyak 250 kilogram itu disebut Sukadi, sudah beberapa kali datang calon pembeli. Namun belum dilepas, karena harganya yang belum cocok. Beberapa orang datang, ingin membeli dengan harga hanya Rp10 juta per kilogram.

BACA JUGA:Daftar Kabupaten dan Kota Terkaya di Bengkulu! Dapat DAK Non Fisik 2024: BU dan Kota Bengkulu Mendominasi

“Mungkin karena siap beli seluruhnya, jadi rata-rata yang datang itu mau belinya Rp10 juta per kilogram. Saya belum mau. Walaupun saya nelayan, saya tidak mau juga hanya dihargai seperti itu,” ucap Sukadi.

Diklaimnya, Ambergris yang ada dengannya, baru berhasil terjual 5 kilogram. Saat itu, dibeli dengan harga Rp22 juta. Sehingga total ia mendapatkan uang sekitar Rp110 juta.

"Yang beli warga dari luar negeri. Ngakunya dari Negara Swedia. Dibeli dengan harga Rp22 juta per kilogram. Yang ada sekarang ini, kalau cocok harga, saya siap lepas," pungkasnya.

Bagaimana dengan kualitas Ambergris milik Sukadi? Kepada rakyatbengkulu.com diakuinya tidak mengetahui pasti. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: