Sepekan Sampah Tak Diangkut hingga Menumpuk, Wajah Kota Curup Tampak Kumuh
Sepekan Sampah Tak Diangkut hingga Menumpuk, Wajah Kota Curup Tampak Kumuh--Foto KORANRB.ID
RAKYATBENGKULU.COM - Memasuki minggu pertama Januari 2026, Kabupaten Rejang Lebong dikepung masalah serius.
Tumpukan sampah di sejumlah titik Tempat Pembuangan Sementara (TPS) dilaporkan tidak terangkut sejak Kamis 1 Januari 2026.
Kondisi ini membuat wajah kota Curup tampak kumuh dan mengeluarkan aroma tidak sedap.
Pantauan di lapangan menunjukkan sampah menggunung di TPS Pasar Atas, TPS Pasar Bang Mego, hingga TPS Pasar Kaget Kelurahan Air Putih Lama.
BACA JUGA:Nasib 143 Honorer Lebong: 103 Kantongi Pertek BKN, Sisanya Masih Diperjuangkan
BACA JUGA:BRI Kembali Raih Resertifikasi ISO 29119, Bank Pertama di Indonesia Bersertifikasi TMMi Level 3
Bahkan, pada Rabu 7 Januari 2026, tumpukan sampah di TPS Pasar Atas meluber hingga menutup akses jalan di Kelurahan Pelabuhan Baru.
Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Rejang Lebong, Erik Rosadi, S.STP, M.Si, blak-blakan mengakui pihaknya saat ini sedang dalam kondisi terjepit.
“Masalahnya bukan hanya sebatas operasional, tetapi terkait juga dengan permasalahan administrasi dan sistem pengelolaan anggaran yang belum stabil,” ujarnya dikutip KORANRB.ID.
Krisis Operasional: Pakai Dana Pribadi Pegawai
Lumpuhnya pengangkutan sampah dipicu oleh tidak beroperasinya truk angkutan akibat kehabisan bahan bakar.
BACA JUGA:Tahun Ini, Pemprov Bengkulu Gelontorkan Rp425 Miliar Bangun 20 Paket Jalan dan Jembatan
Pasokan Dexlite di SPBU mitra DLH sedang tidak stabil, sementara anggaran resmi belum bisa dicairkan.
Ironisnya, demi pelayanan minimal, petugas di lapangan terpaksa merogoh kocek sendiri.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

