HONDA

Sering Buang Air Kecil Malam Hari, Kurangi Kafein dan Alkohol, Hindari Pemanis Buatan

Sering Buang Air Kecil Malam Hari, Kurangi Kafein dan Alkohol, Hindari Pemanis Buatan

Sering Buang Air Kecil Malam Hari, Kurangi Kafein dan Alkohol, Hindari Pemanis Buatan--rakyatbengkulu.disway.id

BENGKULU, RAKYATBENGKULU.Com - Sering buang air kecil pada malam hari membuat orang sulit tidur, sehingga kualitas istirahat terganggu. Lantaran orang terbangun untuk mengluarkan urine berulang sepanjang malam. Terkadang urine yang keluar hanya sedikit atau biasa disebut anyang-anyangan pada malam hari. Untuk mengenali kelainan yang kerap mengganggu waktu istirahat Anda, harus tahu penyebab dan cara mengatasinya.

Pertama minum terlalu banyak sesaat sebelum tidur. Minum banyak cairan, terutama yang mengandung alkohol atau kafein seperti kopi, teh, coklat atau soda sebenarnya memaksa tubuh memproses lebih banyak cairan. Sehingga Anda lebih sering buang air kecil pada malam hari. 

Kedua faktor usia. Seiring bertambahnya usia, tubuh akan memproduksi lebih sedikit hormon antidiuretik, yang membantu menahan air dalam tubuh. Ini menyebabkan produksi urine meningkat, terutama pada malam hari. Otot kandung kemih juga bisa melemah seiring berjalannya waktu, sehingga orang lanjut usia sering kali kesulitan menahan kencing di malam hari.  

Ketiga konsumsi obat-obatan tertentu. Mengonsumsi  diuretik, seperti obat  tekanan darah dapat menyebabkan tubuh membuang kelebihan cairan dan garam. Efek obat ini mungkin menyebabkan sering buang air kecil, termasuk pada malam hari.

BACA JUGA:Nah ! Daun Beringin Berguna untuk Atasi Gangguan ‘Makhluk Tak Kasat’ Mata pada Anak

Keempat, sleep apnea. Suatu gangguan tidur yang menyebabkan pernapasan berhenti berulang kali di malam hari. Gangguan tidur ini mengurangi aliran udara dan kadar oksigen saat tidur serta mempengaruhi hormon yang dapat meningkatkan produksi urine.

Kelima masalah kandung kemih dan saluran kemih. Infeksi saluran kemih (ISK) dapat menyebabkan sering buang air kecil, termasuk pada malam hari. Infeksi ini lebih mungkin terjadi pada wanita, pria dengan pembesaran prostat atau mereka yang kandung kemihnya terlalu aktif.

Keenam kehamilan dan persalinan. Ibu hamil mungkin akan sering  buang air kecil karena efek  kehamilan dan persalinan. Kondisi ini dapat melemahkan otot kandung kemih dan dasar panggul.

Ketujuh polyuria. Suatu kondisi di mana tubuh  memproduksi urine terlalu banyak  sehingga kandung kemih tidak dapat menyerapnya.

BACA JUGA:Virus PMK Diprediksi Hilang 2028

Bagaimana solusinya? Tentu harus disesuaikan dengan akar masalahnya. Selain itu,  perubahan gaya hidup tertentu dapat membantu mengurangi produksi urine di malam hari. Misalnya kurangi asupan kafein dan alkohol sejak sore hari. Duduklah selama satu jam sebelum tidur dengan kaki terangkat sehingga air yang terkumpul dapat mengalir ke kandung kemih sebelum  berbaring di malam hari. 

Kemudian latihan dasar panggul seperti kegel. Cobalah teknik melatih kandung kemih, seperti buang air kecil secara teratur dan bertahap. Hindari makanan tertentu yang dapat mengiritasi kandung kemih seperti coklat, makanan pedas, makanan asam dan pemanis buatan.

Tidur siang saja selama 10 menit agar darah dapat menyerap cairan sehingga menyebabkan keluarnya urine dalam jumlah banyak pada waktu tersebut. Bisa juga mengenakan stoking kompresi untuk membantu mendistribusikan cairan ke seluruh tubuh.

Selain menembuh cara tersebut, kadangkala perlu perawatan medis dan beberapa perawatan obat. Apalagi jika patologi ini berkaitan dengan penyakit tertentu seperti infeksi, diabetes, tekanan darah tinggi atau penyakit jantung.(**)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: