HONDA

Pasokan Air Terhenti, Dinas Perikanan Mukomuko Jelaskan Kondisi BBI Lubuk Pinang

Pasokan Air Terhenti, Dinas Perikanan Mukomuko Jelaskan Kondisi BBI Lubuk Pinang

Pasokan Air Terhenti, Dinas Perikanan Mukomuko Jelaskan Kondisi BBI Lubuk Pinang--Bayu/Rakyatbengkulu.com

MUKOMUKO, RAKYATBENGKULU.COM – Operasional Balai Benih Ikan (BBI) yang berlokasi di Desa Lubuk Pinang Kecamatan Lubuk Pinang Kabupaten Mukomuko, mulai menghadapi kendala serius akibat penutupan jaringan irigasi Manjunto Kiri yang berlangsung selama beberapa bulan terakhir.

Penutupan jaringan irigasi utama tersebut dilakukan karena adanya pekerjaan rehabilitasi. 

Dampaknya, aliran air yang selama ini menjadi sumber utama pasokan bagi kolam-kolam di BBI Lubuk Pinang kini terhenti total. 

Akibatnya, sebagian besar kolam tampak mengering dan aktivitas perikanan tidak dapat berjalan seperti biasanya.

Plt Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Mukomuko, Azbas Novian, SPi, MM, menjelaskan bahwa jaringan irigasi Manjunto Kiri selama ini berperan vital dalam menopang operasional Balai Benih Ikan Lubuk Pinang.

BACA JUGA:ASN Bengkulu Kedapatan ke Pasar dan Bioskop saat Jam Dinas Terancam Sanksi Berat

BACA JUGA:Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, BPBD Mukomuko Siagakan Seluruh Personel

Dengan dihentikannya aliran air tersebut, dampak langsung terhadap keberlangsungan kegiatan di balai benih memang tidak dapat dihindari.

“Penutupan irigasi dilakukan karena ada pekerjaan perbaikan jaringan. Akibatnya, beberapa kolam di BBI mengalami kekeringan karena pasokan air terhenti total. Namun hal ini bersifat sementara, sampai proses rehabilitasi rampung,” ujar Azbas, Rabu 24 Desember 2025.

Meski menghadapi kondisi yang cukup menantang, pihak Dinas Perikanan Mukomuko memastikan bahwa aktivitas penting seperti pemijahan dan produksi benih ikan tidak berhenti sepenuhnya. 

Berbagai langkah teknis telah dilakukan oleh petugas di lapangan untuk menjaga ketersediaan air pada kolam-kolam yang masih berfungsi.

“Untuk menjaga agar produksi benih tidak berhenti, kami mengoptimalkan sumber air dari sumur bor dan memanfaatkan kolam tadah hujan. Dengan pengaturan yang tepat, kegiatan pemijahan ikan masih bisa berlangsung,” jelasnya.

BACA JUGA:Astra Motor Bengkulu Gelar Festival Vokasi Satu Hati Regional 2025, Siapkan Wakil ke Tingkat Nasional

BACA JUGA:Kulit Tampak Lelah, Kusam dan Kurang Elastis? Saatnya Rawat dari Dalam dengan Nutricoll B ERL

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: