Imbauan Malam Tahun Baru 2026, Tokoh Agama Bengkulu Ajak Masyarakat Hindari Hura-Hura
Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Bengkulu, Prof. Dr. Rohimin, M.Ag--Foto KORANRB.ID
RAKYATBENGKULU.COM - Menjelang detik-detik pergantian tahun 2025 ke 2026, sejumlah tokoh lintas agama di Provinsi Bengkulu mengeluarkan seruan keras untuk menjaga kondusivitas daerah.
Masyarakat diminta untuk tidak terjebak dalam euforia pesta pora yang berpotensi memicu perilaku menyimpang dan gangguan keamanan.
Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Bengkulu, Prof. Dr. Rohimin, M.Ag, menegaskan bahwa malam tahun baru bukanlah ajang untuk meluapkan kesenangan tanpa batas.
Ia menyoroti bahaya konsumsi minuman keras dan aktivitas hura-hura yang kerap mewarnai malam pergantian tahun.
BACA JUGA:Hanya Tinggalkan Rumah Kosong, Pengantin Baru di Desa Selika II Kaur Dilaporkan Hilang
BACA JUGA:Resmi Dipecat Per 24 Desember, ASN Kepahiang yang Injak Ayat Suci Lakukan Perlawanan Hukum
“Malam tahun baru jangan diisi dengan hal-hal yang negatif. Justru ini saat yang tepat untuk merenung, mengevaluasi diri, dan memperbaiki apa yang masih kurang,” kata Prof. Rohimin, dikutip KORANRB.ID.
Senada dengan hal tersebut, Prof. Rohimin mengajak warga Bengkulu untuk memprioritaskan kegiatan yang bernilai spiritual, seperti doa bersama di rumah ibadah masing-masing atau sekadar berkumpul hangat bersama keluarga.
Menurutnya, ketenangan batin lebih utama daripada perayaan yang bersifat sementara.
Ia juga mengingatkan bahwa identitas Bengkulu sebagai daerah yang rukun harus tetap dijaga meski dalam suasana perayaan.
“Bengkulu dikenal sebagai daerah yang rukun. Jangan sampai euforia sesaat merusak nilai-nilai kebersamaan dan toleransi yang selama ini kita jaga,” sambung Prof. Rohimin.
Dukungan serupa datang dari Pimpinan Pondok Pesantren Pancasila Bengkulu, KH. Syamsul Komar.
BACA JUGA:Terungkap! Ini Identitas Mayat yang Ditemukan di Sungai Kota Tua Bengkulu
BACA JUGA:Harga Cabai hingga Daging Stabil, Pasar Mukomuko Aman Jelang Tahun Baru
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

