Dinas Koperasi Catat Lonjakan Omzet UMKM di Belungguk Point
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Bengkulu, Nelawati--
BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Penataan kawasan Belungguk Point di Jalan S. Parman oleh Pemerintah Kota Bengkulu mulai memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Sejak akhir 2025 hingga awal 2026, omzet pedagang di kawasan tersebut dilaporkan mengalami peningkatan signifikan.
Pemkot Bengkulu menata Belungguk Point sebagai pusat aktivitas UMKM melalui konsep terpadu, mulai dari penyediaan ruang berjualan yang nyaman hingga pendampingan usaha secara berkelanjutan.
Upaya ini tidak hanya mempercantik wajah kota, tetapi juga membuka peluang usaha yang lebih luas bagi masyarakat.
BACA JUGA:Dinsos Kota Bengkulu Perbaiki Pendataan dan Penyaluran Bansos di 2026
BACA JUGA:Belum Ada Kepastian CPNS 2026, BKPSDM Mukomuko Tunggu Instruksi Pusat
Tingginya minat pelaku UMKM untuk bergabung terlihat dari banyaknya permohonan yang masuk ke Dinas Koperasi dan UKM Kota Bengkulu.
Permohonan tersebut terus berdatangan hampir setiap hari.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Bengkulu, Nelawati, menyebut antusiasme UMKM menjadi indikator awal keberhasilan penataan kawasan Belungguk Point.
“Hampir setiap hari ada UMKM yang mengajukan permohonan untuk bergabung. Tapi kami tidak hanya menerima, kami juga melakukan pembinaan secara rutin. Setiap pedagang pasti punya kekurangan, dan di situ peran kami untuk mendampingi serta mencarikan solusi,” ujar Nelawati.
Berdasarkan hasil evaluasi di lapangan, dampak ekonomi menjadi manfaat paling dirasakan oleh para pedagang.
Berbagai kegiatan hiburan yang digelar secara rutin, terutama pada akhir pekan, dinilai mampu menarik kunjungan masyarakat dalam jumlah besar.
BACA JUGA:Tingkatkan Layanan Kesehatan di 2026, Dinkes Mukomuko Fokus Benahi RSUD
BACA JUGA:Kepedulian Lintas Sektor, Rumah Layak Huni Dibangun untuk Pandi
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

