HONDA

Lewat TJSL Kesehatan Pertamina, Angka Stunting Turun Signifikan

Lewat TJSL Kesehatan Pertamina, Angka Stunting Turun Signifikan

Angka stunting turun signifikan lewat TJSL Kesehatan Pertamina.--HO-PT Pertamina Patra Niaga/rakyatbengkulu.com

BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM - Upaya pencegahan stunting yang dijalankan PT Pertamina Patra Niaga melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) Kesehatan Pertamina menunjukkan hasil nyata.

Sepanjang 2022 hingga 2025, program TJSL di bidang kesehatan ini telah menjangkau 3.097 penerima manfaat di 28 desa, sekaligus berkontribusi menurunkan angka stunting di sejumlah wilayah intervensi.

PT Pertamina Patra Niaga terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui program TJSL Kesehatan Pertamina.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, dalam keterangannya di Jakarta, Senin, menyampaikan bahwa perusahaan secara konsisten memperluas cakupan dan dampak program TJSL, khususnya untuk meningkatkan derajat kesehatan dan pemenuhan gizi masyarakat, terutama kelompok rentan.

BACA JUGA:Pertamina Patra Niaga Hadirkan Biosolar B40 Performance untuk Dukung Keandalan Operasional Industri

BACA JUGA:Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dukung Gusti Kalamansi Menjadi Rumah Bagi 65 UMKM Bengkulu

“Penerima manfaat 3.097 itu terdiri atas 1.782 balita, 217 anak-anak, 331 ibu hamil, 319 lansia dan 448 dewasa di 28 desa,” ujarnya.

Roberth menjelaskan, program TJSL Kesehatan Pertamina dirancang sebagai bentuk kontribusi nyata perusahaan dalam mendukung upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Momentum peringatan Hari Gizi Nasional 2026 dimanfaatkan Pertamina Patra Niaga untuk menegaskan kembali pentingnya pemenuhan gizi sebagai fondasi utama dalam membangun generasi yang sehat dan berdaya saing.

Salah satu program utama yang dijalankan adalah Program Pertamina Sehati, yang secara khusus berfokus pada peningkatan kesehatan dan gizi masyarakat secara terintegrasi.

BACA JUGA:Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Perkuat Ketahanan Stok dan Pelayanan BBM selama Nataru 2025-2026

BACA JUGA:Peringati HUT ke-68, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Berbagi ke Panti Asuhan di Bengkulu Utara

Program ini mencakup pemberian makanan tambahan (PMT), sosialisasi dan pendampingan pencegahan stunting, pelayanan kesehatan dasar, hingga edukasi penyusunan menu sehat dan bergizi seimbang berbasis pangan lokal.

Menurut Roberth, program tersebut disusun berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan, terutama bagi kelompok rentan seperti balita, ibu hamil, dan lansia, agar memiliki akses yang lebih baik terhadap layanan kesehatan dasar dan pemenuhan gizi yang memadai.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait