HONDA

Alat KJSU Tiba 2026, RSHD Bidik Uji Coba Layanan Jantung Awal 2027

Alat KJSU Tiba 2026, RSHD Bidik Uji Coba Layanan Jantung Awal 2027

Direktur RSHD Kota Bengkulu, dr. Lista Cerlyviera, M.M.,--Riko/rakyatbengkulu.com

BENGKULU, RAKYATBENGKULU. COM – Rumah Sakit Harapan dan Doa (RSHD) Kota Bengkulu menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk pengembangan dan penambahan layanan kesehatan pada tahun 2026.

Langkah ini dilakukan untuk menjawab kebutuhan pelayanan medis yang terus meningkat, sekaligus menyesuaikan dengan kesiapan dokter-dokter spesialis yang telah menyelesaikan pendidikan.

Salah satu fokus utama pengembangan adalah layanan kesehatan mata. 

Saat ini RSHD sudah membuka poli mata, namun pelayanan tindakan operasi belum berjalan optimal.

BACA JUGA:Rangkaian HUT ke-57 Provinsi Bengkulu dan HKN ke-61 Meriah, Ribuan Warga Padati Balai Raya Semarak

BACA JUGA:Pusat Pasca Panen Terpadu Akan Dibangun di Mukomuko, Pemkab Sediakan 3 Hektare Lahan

Direktur RSHD Kota Bengkulu, dr. Lista Cerlyviera, M.M., menegaskan bahwa dengan kepulangan dokter spesialis, rumah sakit menargetkan operasi katarak sudah dapat dilaksanakan mulai Januari 2026.

“Alhamdulillah, di Januari 2026 nanti RSHD sudah menargetkan dapat melakukan tindakan operasi katarak. Saat ini, poli mata memang sudah dibuka, tetapi untuk tindakan operasinya kita sedang mempersiapkan tenaga dan perlengkapannya. BPJS juga sudah menetapkan kuota 20 pasien per bulan untuk layanan ini,” ujar dr. Lista, Sabtu 15 November 2025.

Selain layanan mata, RSHD juga memperkuat persiapan menuju layanan pusat unggulan KJSU (Kanker, Jantung, Stroke dan Uro-Nefrologi). 

Kemenkes dijadwalkan mengirimkan alat-alat penting melalui program SIHREN sekitar Mei 2026, dengan masa pengerjaan 210 hari.

BACA JUGA:Instruksi Tegas Walikota, HP Harus Aktif dan Medsos Wajib Responsif Demi Layani Warga

BACA JUGA:Memilih Rumah Ideal untuk Keluarga, Ini Pertimbangan Penting yang Sering Diabaikan

“Alat-alat untuk KJSU akan dikirimkan langsung dari Kemenkes sekitar ditahun 2026. Namun dokter spesialis kita masih bersekolah dan baru akan kembali pada akhir 2026. Begitu mereka kembali, kita langsung lakukan MoU, dan insyaallah di awal 2027 sudah bisa uji coba alat sekaligus membuka layanan prevalensi jantung,” jelasnya.

RSHD juga memperkuat layanan saraf, terutama untuk kasus darurat seperti stroke mendadak, perdarahan otak, dan sumbatan pembuluh darah. Pembangunan Cath Lab menjadi bagian penting dari penguatan layanan tersebut.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: