HONDA

Buntut Bentrok Berdarah di Pino Raya, 3 Petani dan Satu Pihak Perusahaan Jadi Tersangka

Buntut Bentrok Berdarah di Pino Raya, 3 Petani dan Satu Pihak Perusahaan Jadi Tersangka

Buntut Bentrok Berdarah di Pino Raya, 3 Petani dan Satu Pihak Perusahaan Jadi Tersangka--Foto KORANRB.ID

RAKYATBENGKULU.COM - Penyidikan panjang atas konflik agraria berdarah yang melibatkan Forum Petani Pino Raya dengan perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Agro Bengkulu Selatan (ABS) kembali bergulir. 

Polres Bengkulu Selatan resmi menetapkan 4 orang sebagai tersangka atas insiden bentrokan fisik yang terjadi di Desa Cinto Mandi, November 2025 lalu.

Penetapan tersangka ini diumumkan dalam konferensi pers yang dipimpin langsung oleh Wakapolres Bengkulu Selatan, Kompol Berlan Simanjuntak SH, didampingi Kasat Reskrim Iptu M Akhyar Anugerah SH MH di Mapolres Bengkulu Selatan, Kamis 29 Januari 2026.

Kompol Berlan menjelaskan bahwa keputusan ini diambil setelah penyidik melakukan serangkaian prosedur hukum, mulai dari pemeriksaan saksi hingga gelar perkara.

BACA JUGA:Gubernur Bengkulu Dijadwalkan Resmikan Jembatan Air Matang Februari 2026

BACA JUGA:Setelah 20 Tahun di Badan Jalan, PKL Pasar Minggu Sepakat Masuk PTM

“Ya dari empat tersangka ini, tiga adalah warga dan satu merupakan pihak dari perusahaan. Penetapan ini berdasarkan alat bukti, keterangan saksi, korban, serta hasil gelar perkara,” katanya dikutip KORANRB.ID.

Insiden bermula pada Senin 24 November 2025, sekitar pukul 12.30 WIB di area Divisi II Blok E6 PT ABS. 

Saat itu, puluhan anggota Forum Petani Pino Raya mendatangi lokasi untuk memprotes aktivitas pembuatan badan jalan oleh pihak perusahaan. 

Ketegangan memuncak sekitar pukul 13.00 WIB ketika dialog antar kedua belah pihak menemui jalan buntu dan berubah menjadi bentrokan fisik yang hebat.

Dampak dari peristiwa tersebut cukup fatal. 

Lima orang dari pihak petani dilaporkan mengalami luka tembak, sementara satu orang dari pihak PT ABS menderita luka bacok akibat senjata tajam. 

Kejadian ini memicu kedua belah pihak untuk saling lapor ke kepolisian.

BACA JUGA:Gagal Sembunyi, Dua Maling Motor di Bengkulu Diringkus di Dua Lokasi Berbeda

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: