HONDA

Meski Banyak Laporan Palsu, Damkar Bengkulu Tetap Respons Cepat

Meski Banyak Laporan Palsu, Damkar Bengkulu Tetap Respons Cepat

Kasi Penyelamatan dan Evakuasi, Lyem Friady--

BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bengkulu memastikan seluruh personel siaga 24 jam untuk merespons setiap laporan masyarakat, termasuk laporan palsu yang masih kerap terjadi.

Kesiapsiagaan ini dilakukan untuk mengantisipasi risiko kebakaran dan keadaan darurat lainnya yang membutuhkan penanganan cepat.

Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Bengkulu melalui Kasi Penyelamatan dan Evakuasi, Lyem Friady, menegaskan bahwa setiap laporan tetap diperlakukan sebagai kondisi darurat.

“Bagi kami tidak ada istilah memilih laporan. Semua tetap kami respons dengan cepat, karena kami tidak bisa memastikan kebenarannya sebelum dilakukan pengecekan langsung di lapangan,” ujar Lyem.

BACA JUGA:Pasca Lebaran 1447 H, Pemdes Tanah Harapan Salurkan BLT Dana Desa Tahap I untuk 15 KPM

BACA JUGA:Kebakaran di Kantor Bawaslu Provinsi Bengkulu, Panel Listrik Hangus Diduga Akibat Korsleting

Ia menjelaskan, meski laporan palsu masih ditemukan, tren tersebut mulai menurun seiring meningkatnya kesadaran masyarakat. Namun, hal itu tidak memengaruhi kesiapan petugas.

“Walaupun ada laporan palsu, itu tidak memengaruhi kesiapan kami. Personel tetap standby 24 jam, dan setiap laporan langsung kami tindak lanjuti sesuai prosedur,” tegasnya.

Menurutnya, respons cepat menjadi prinsip utama dalam operasional Damkar. Mengabaikan laporan berpotensi menimbulkan dampak fatal jika kejadian tersebut benar terjadi.

“Kami lebih memilih untuk memastikan langsung daripada mengambil risiko. Keselamatan masyarakat adalah yang utama,” katanya.

Damkar juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor saat menemukan indikasi kebakaran, sekecil apa pun sumber api.

"Jangan menunggu api besar baru melapor. Ketika ada tanda-tanda kebakaran, segera hubungi Damkar. Semakin cepat laporan masuk, semakin cepat pula kami bisa melakukan penanganan dan meminimalisir kerugian," jelasnya.

BACA JUGA:Stok Obat Aman, Dinkes Bengkulu Mulai Rancang Kebutuhan 2027

BACA JUGA:Tampil dengan 10 Pemain, Prancis Sukses Tumbangkan Brasil 2-1 di Laga Persahabatan

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: