HONDA

Disparpora Mukomuko Benahi Wisata Pantai, Targetkan PAD 2026 Rp20 Juta

Disparpora Mukomuko Benahi Wisata Pantai, Targetkan PAD 2026 Rp20 Juta

Kepala Disparpora Mukomuko, Ujang Selamat--

MUKOMUKO, RAKYATBENGKULU.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mukomuko melalui Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) mulai melakukan pembenahan sektor wisata pantai guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Langkah ini difokuskan pada perbaikan pengelolaan kawasan wisata yang selama ini dinilai belum optimal, meski memiliki potensi besar.

Kepala Disparpora Mukomuko, Ujang Selamat, S.Pd menegaskan, pembenahan menjadi langkah awal untuk memastikan sektor pariwisata benar-benar berkontribusi terhadap PAD.

"Langkah ini menjadi titik awal pembenahan sektor wisata yang selama ini dinilai belum tergarap maksimal. Sedangkan selama ini potensi wisata kita besar, terutama pantai. Tapi pengelolaannya belum optimal. Pembenahan ini untuk memastikan arah kebijakan tidak meleset dan benar-benar menghasilkan PAD,” ujarnya, Senin 13 April 2026.

BACA JUGA:Resmi Dilantik, Ini Nama-nama 10 Pejabat Baru Eselon II Pemkot Bengkulu

BACA JUGA:Inter Milan Menang Dramatis 4-3 di Markas Como, Gelar Scudetto Kian Dekat

Ia menjelaskan, pembenahan akan dilakukan secara bertahap dan terukur melalui pemetaan menyeluruh. Fokusnya mencakup penataan kawasan, penyediaan fasilitas, hingga sistem retribusi yang lebih tertib.

"Hasil pemetaan akan menjadi bahan evaluasi menyeluruh, termasuk rekomendasi kebutuhan infrastruktur, pola pengelolaan, hingga skema retribusi yang sesuai aturan dan bisa diterapkan secara konsisten," ungkapnya.

Pada tahun 2026, Pemkab Mukomuko menargetkan PAD dari sektor retribusi wisata sebesar Rp20 juta. Target ini dinilai realistis, namun membutuhkan kesiapan pengelolaan di lapangan.

Selain mengejar PAD, pembenahan sektor wisata juga diharapkan memberi dampak ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar. Pengelolaan yang baik diyakini mampu mendorong pertumbuhan usaha, mulai dari UMKM, kuliner, hingga jasa pendukung wisata.

BACA JUGA:Hasil Liga Italia: Napoli Berbagi Poin dengan Parma, Jarak dari Inter Milan Kian Melebar

BACA JUGA:Lille Pesta Gol 4-0 di Markas Toulouse, Amankan Posisi Tiga Besar Klasemen

“Wisata tidak hanya soal pemasukan daerah. Jika dikelola serius, maka perekonomian masyarakat sekitar juga ikut bergerak,” imbuhnya.

Disparpora memastikan pembenahan tidak berhenti pada tahap perencanaan. Pengelolaan akan dilakukan secara disiplin, terukur, dan berkelanjutan agar target PAD dapat terealisasi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: