Pemprov Bengkulu Dorong Pembangunan Pabrik Biodiesel, Hilirisasi Sawit Dipercepat
Wakil Gubernur Bengkulu, Ir. Mian--
BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Pemerintah Provinsi Bengkulu mulai mendorong percepatan hilirisasi industri kelapa sawit dengan membuka peluang pembangunan pabrik biodiesel di daerah.
Langkah ini dinilai sebagai strategi untuk meningkatkan nilai tambah komoditas sawit sekaligus memperkuat struktur ekonomi daerah berbasis industri.
Wakil Gubernur Bengkulu, Ir. Mian, mengatakan Bengkulu memiliki potensi besar untuk mengembangkan industri biodiesel karena didukung ketersediaan bahan baku yang melimpah dan berkelanjutan.
“Kalau kita lihat potensi yang ada, Bengkulu ini sudah sangat siap untuk masuk ke industri biodiesel. Bahan baku kita kuat dan berkelanjutan,” ujar Mian, Kamis 16 April 2026.
BACA JUGA:Karnaval Batik Internasional 2026 Siap Digelar, Kesiapan Capai 90 Persen
BACA JUGA:CJH Kota Bengkulu Siap Berangkat, Pemeriksaan dan Vaksinasi Tuntas 100 Persen
Selama ini, komoditas sawit dari Bengkulu masih didominasi penjualan dalam bentuk mentah, sehingga nilai tambah lebih banyak dinikmati di luar daerah.
Menurut Mian, hilirisasi menjadi kunci untuk mengubah pola tersebut agar hasil produksi dapat diolah di dalam daerah.
“Selama ini kita kirim bahan mentah keluar. Ke depan, kita ingin hasil sawit itu diolah di Bengkulu, sehingga nilai tambahnya juga tinggal di sini,” jelasnya.
Ia menambahkan, peluang pembangunan pabrik biodiesel semakin terbuka seiring kebijakan nasional yang mendorong pengembangan energi baru terbarukan.
BACA JUGA:Harga TBS Naik Rp3.463 per Kg, Pemprov Bengkulu Perketat Pengawasan PKS
BACA JUGA:Pemkab Mukomuko Terapkan Kerja Fleksibel, Jumat Wajib WFH
“Ini bagian dari agenda besar nasional. Kita harus ambil peran, bukan hanya jadi pemasok bahan baku,” tegasnya.
Pemprov Bengkulu telah mengusulkan pembangunan pabrik biodiesel kepada pemerintah pusat sebagai bagian dari percepatan hilirisasi dan upaya menarik investasi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




