Layanan Cuci Darah RSUD M Yunus Bengkulu Kembali Normal, Pasien Tertunda Diprioritaskan
Saat Sekda melakukan peninjauan layanan di RSUD M. Yunus--Riko/rakyatbengkulu.com
BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Pemerintah Provinsi Bengkulu memastikan layanan hemodialisis (cuci darah) di RSUD M Yunus kembali berjalan normal setelah sempat mengalami penundaan pada Rabu 15 April 2026.
Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, turun langsung ke lokasi untuk memastikan pelayanan kembali optimal dan seluruh pasien yang sempat tertunda dapat segera ditangani, Kamis 16 April 2026.
Dalam peninjauan tersebut, sejumlah pasien terlihat masih menunggu pelayanan akibat keterlambatan ketersediaan bahan medis habis pakai (BMHP) yang sebelumnya masih dalam proses pengiriman.
Herwan menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan layanan yang terjadi, sekaligus memastikan penanganan segera dilakukan.
BACA JUGA:Pemprov Bengkulu Dorong Pembangunan Pabrik Biodiesel, Hilirisasi Sawit Dipercepat
BACA JUGA:Karnaval Batik Internasional 2026 Siap Digelar, Kesiapan Capai 90 Persen
“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pasien atas keterlambatan pelayanan ini. Namun kami pastikan, setelah bahan medis tersedia, seluruh pasien akan segera mendapatkan layanan hemodialisis,” ujar Herwan.
Ia menegaskan, pemerintah provinsi akan terus memantau layanan kesehatan, khususnya di RSUD M Yunus sebagai rumah sakit rujukan utama di Bengkulu.
“Kami ingin memastikan tidak ada pasien yang terabaikan. Semua akan terlayani, dan hari ini kita targetkan seluruh yang tertunda bisa tertangani,” tegasnya.
Pemprov Bengkulu juga mendorong peningkatan fasilitas hemodialisis di rumah sakit kabupaten/kota guna mengurangi beban rujukan ke RSUD M Yunus.
BACA JUGA:CJH Kota Bengkulu Siap Berangkat, Pemeriksaan dan Vaksinasi Tuntas 100 Persen
BACA JUGA:Waspada Penipuan IKD, Dukcapil Mukomuko Imbau Warga Jaga Data Pribadi
“Kita melihat banyak pasien dari daerah harus dirujuk ke sini. Ke depan, fasilitas di daerah harus diperkuat agar pelayanan bisa lebih merata dan tidak membebani pasien dengan biaya dan jarak tempuh,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur RSUD M Yunus, dr. Hery Kurniawan, mengatakan pihaknya telah menyiapkan langkah percepatan pelayanan untuk mengurai antrean pasien.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




