HONDA

Dana Haji Dijaga Ketat, DPR RI dan BPKH Tegaskan Sistem Pengawasan Berlapis

Dana Haji Dijaga Ketat, DPR RI dan BPKH Tegaskan Sistem Pengawasan Berlapis

Kegiatan diseminasi strategi pengelolaan dan pengawasan keuangan haji di Bengkulu--Riko/rakyatbengkulu.com

BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Upaya memperkuat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana haji terus dilakukan. 

Melalui kegiatan diseminasi strategi pengelolaan dan pengawasan keuangan haji di Bengkulu, masyarakat diberikan pemahaman menyeluruh terkait tata kelola dana haji yang profesional dan diawasi ketat.

Kegiatan yang digelar di Aula Hotel Omnea Bengkulu, Sabtu 18 April 2026 ini menghadirkan pemaparan mengenai sistem pengelolaan dana haji, investasi berbasis syariah, hingga program kemaslahatan oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Derta Wahyulin Rohidin, menegaskan pengelolaan dana haji tidak dilakukan sembarangan karena berada dalam sistem pengawasan berlapis.

BACA JUGA:Puluhan Mobil Dinas Dipinjam Instansi Vertikal, Pemkab Mukomuko Masih Tanggung Biaya Perawatan

BACA JUGA:Pemkab Mukomuko Percepat Program PSR untuk Dongkrak Produktivitas Sawit Rakyat

“Pengelolaan keuangan haji itu tidak mungkin disalahgunakan. Banyak pihak yang mengawasi, mulai dari DPR RI, Dewan Pengawas, hingga pengawas syariah. Jadi masyarakat tidak perlu curiga,” ujar Derta.

Menurutnya, DPR RI juga berperan aktif menyampaikan informasi yang transparan kepada masyarakat guna mencegah kesalahpahaman terkait pengelolaan dana haji.

“Kami di DPR RI terus memastikan informasi terkait keuangan haji ini sampai ke masyarakat secara transparan dan tidak simpang siur,” tambahnya.

Sementara itu, Anggota Komite Audit Badan Pengelola Keuangan Haji, Irham Yusnadi, menyebut kapasitas keuangan BPKH saat ini dalam kondisi kuat dan mampu menopang pembiayaan haji secara berkelanjutan.

“Dana kelolaan kita sangat cukup, bahkan mencapai dua kali lipat dari rata-rata kebutuhan biaya haji. Ini menjadi kekuatan untuk menjaga stabilitas dan keberlanjutan keuangan haji,” jelas Irham.

Ia menambahkan, kinerja investasi BPKH mencatat imbal hasil sebesar 6,86 persen dengan tingkat solvabilitas di atas 100 persen, menunjukkan pengelolaan yang sehat.

BACA JUGA:TKA SMP Bengkulu Selesai, Pemkot Fokus Siapkan TKA SD 20 - 30 April 2026

BACA JUGA:Pemprov Bengkulu Salurkan Bantuan Bibit Sawit dan Hortikultura 2026, Petani Diminta Ajukan Proposal

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: