HONDA

Pemkab Mukomuko Percepat Program PSR untuk Dongkrak Produktivitas Sawit Rakyat

Pemkab Mukomuko Percepat Program PSR untuk Dongkrak Produktivitas Sawit Rakyat

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Hari Mustaman--

MUKOMUKO, RAKYATBENGKULU.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mukomuko melalui Dinas Pertanian mempercepat pelaksanaan Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) guna meningkatkan produktivitas kebun milik petani.

Program strategis nasional ini dijalankan berkelanjutan sebagai upaya memperbaiki kondisi kebun sawit rakyat yang sebagian besar sudah berusia tua dan mengalami penurunan hasil produksi.

Kondisi tersebut dinilai berdampak langsung pada pendapatan petani, sehingga diperlukan intervensi pemerintah melalui program peremajaan.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Hari Mustaman, menjelaskan PSR menjadi solusi utama dalam meningkatkan hasil perkebunan sawit masyarakat.

BACA JUGA:Astra Motor Bengkulu Ingatkan Tanda Kampas Rem Harus Diganti, Pengedara Wajib Tahu

BACA JUGA:TKA SMP Bengkulu Selesai, Pemkot Fokus Siapkan TKA SD 20 - 30 April 2026

Melalui program ini, tanaman sawit tidak produktif akan diganti dengan bibit unggul yang memiliki potensi hasil lebih tinggi.

"Program ini langsung bertujuan untuk meningkatkan hasil produksi petani. Sehingga kebun yang sudah tidak produktif akan diremajakan agar kedepanya mampu memberikan hasil yang lebih maksimal,” jelasnya saat dikonfirmasi, Sabtu (18/4/26).

Ia menambahkan, PSR tidak hanya berfokus pada penggantian tanaman, tetapi juga memperbaiki tata kelola kebun, mulai dari penggunaan bibit bersertifikat hingga penerapan teknik budidaya yang lebih modern dan efisien.

Pelaksanaan program dilakukan bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan kelompok tani, baik dari sisi administrasi maupun legalitas lahan, guna memastikan program tepat sasaran.

BACA JUGA:561 Kasus Diare di Bengkulu Awal 2026, Dinkes Perkuat Edukasi PHBS

BACA JUGA:Penataan Danau Dendam Tak Sudah Bengkulu Siap Dieksekusi, Anggaran Rp35 Miliar Disiapkan

Selain itu, pemerintah daerah juga melakukan pendampingan intensif kepada petani, mulai dari sosialisasi, verifikasi data, hingga pengawalan proses penanaman.

"Dengan konsistensi pelaksanaan PSR, kami berharap sektor perkebunan sawit rakyat dapat kembali menjadi penopang utama ekonomi masyarakat didaerah ini," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: