Cegah Rabies di Mukomuko, Dinas Pertanian Maksimalkan Vaksinasi HPR
Kepala Dinas Pertanian Mukomuko, Hari Mustaman, mengajak masyarakat mengikuti program vaksinasi hewan penular rabies (HPR) sebagai langkah utama mencegah rabies di Mukomuko dan melindungi kesehatan masyarakat serta hewan peliharaan.--Bayu Erisman Putra/rakyatbengkulu.com
MUKOMUKO, RAKYATBENGKULU.COM - Pemerintah Kabupaten Mukomuko mengubah strategi penanggulangan rabies. Penangkapan dan pemusnahan anjing liar tidak lagi jadi langkah utama.
Dinas Pertanian kini lebih fokus pada vaksinasi massal hewan penular rabies atau HPR sebagai upaya memutus rantai penularan.
Kepala Dinas Pertanian Mukomuko, Hari Mustaman, SP, MP, menyebut metode eliminasi tidak menyelesaikan masalah secara tuntas.
BACA JUGA:Kejar Target Oktober 2026, Raperda Pilkades dan Pemekaran Lubuk Talang Dikebut di DPRD Mukomuko
BACA JUGA:PMK 32/2025 Atur Honor Narasumber, Biaya Penerjemah hingga Beasiswa Pemerintah 2026
“Sekarang fokus kita jelas, vaksinasi harus dimaksimalkan. Ini cara paling efektif untuk melindungi hewan sekaligus mencegah penularan ke manusia,” tegasnya. Rabu, (22/7/26).
Ia menilai eliminasi justru bisa memicu penolakan masyarakat dan tidak menyasar penyebab utama, yakni hewan yang belum divaksin.
Rabies masih jadi ancaman serius. Gigitan anjing, kucing, dan kera yang tidak divaksin bisa berakibat fatal bagi manusia. Karena itu, peran pemilik hewan sangat penting.
BACA JUGA:PMK 32/2025 Tetapkan Standar Biaya Makan Narapidana 2026, Bengkulu Rp23 Ribu per Hari
Hari juga memastikan stok vaksin rabies di Mukomuko saat ini aman dan mencukupi.
“Stok vaksin tersedia. Masyarakat tidak perlu ragu. Silakan hubungi petugas kesehatan hewan untuk mendapatkan layanan vaksinasi,” ujarnya.
Ia mengimbau warga yang memelihara HPR segera membawa hewannya untuk divaksin dan tidak menunda.
Menurutnya, keberhasilan program ini tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah.
BACA JUGA:Antrean BBM di Medan Berkurang, Masyarakat Apresiasi Langkah Cepat Pertamina Patra Niaga
BACA JUGA:Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur Demi Kesehatan, Tegaskan Program MBG Bukan Kepentingan Politik
Dengan pendekatan vaksinasi berkelanjutan dan dukungan masyarakat, Pemkab menargetkan kasus rabies di Mukomuko dapat ditekan signifikan.
"Pengendalian penyakit tidak lagi mengedepankan cara instan, tetapi pendekatan yang lebih efektif, terukur, dan berkelanjutan seperti vaksinasi itu," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


