Ada Tambahan 8 ODP, 3 PDP dan 3 Rapid Test Reaktif

Senin 22-06-2020,16:51 WIB
Reporter : redaksi rb
Editor : redaksi rb

BENGKULU - Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Bengkulu, H. Herwan Antoni, SKM, M.Kes kembali mengupdate perkembangan kasus corona virus disease 2019 (Covid-19) di Provinsi Bengkulu. Tercatat, ada penambahan jumlah kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) maupun yang reaktif rapid test.

Dibeberkan, untuk jumlah ODP sampai saat ini sebanyak 911 orang. Rinciannya, jumlah ODP selesai pemantauan sebanyak 773 orang, jumlah ODP masih dalam pemantauan sebanyak 138 orang. "Jumlah tambahan ODP hari ini sebanyak 8 berasal dari Kota Bengkulu sebanyak 7 orang, Kabupaten Mukomuko 1 orang," bebernya, Senin (22/6).

Kemudian untuk jumlah PDP sebanyak 81 orang. Rinciannya, jumlah PDP yang dinyatakan sehat sebanyak 12 orang, umlah PDP menjadi konfirmasi sebanyak 11 orang, jumlah PDP proses pengawasan/dirawat sebanyak 35 orang, jumlah PDP meninggal sebanyak 23 orang, jumlah tambahan PDP yang dilaporkan hari ini sebanyak 3 orang.

Yaitu seorang perempuan berinisial Mis, umur 59 tahun, alamat Kota Bengkulu. Diagnosis Hypertensi. Riwayat kontak dengan kasus 106. Sudah dilakukan pengambilan swab dan menunggu hasil. Saat ini dirawat di RSUD. M. Yunus Bengkulu. Kedua, seorang laki-laki berinisial Zul, umur 57 tahun, alamat Kota Bengkulu. Keluhan sesak nafas, demam, nyeri perut, mual dan muntah. Saat ini dirawat di RSUD. M. Yunus Bengkulu. "Serta seorang perempuan berinisial YK, umur 61 tahun. Alamat Kabupaten Bengkulu Utara. Keluhan sesak nafas, batuk dan nyeri di dada. Saat ini dirawat di RSUD. M. Yunus Bengkulu," ungkapnya.

Kemudian untuk jumlah Rapid Test yang sudah dilakukan sebanyak 12.618 orang, jumlah Rapid Test yang unreaktif sebanyak 12.376 orang, dan jumlah Rapid Test yang reaktif sebanyak 242 orang. "Jumlah Rapid Test reaktif yang dilaporkan hari ini sebanyak 3 orang," tambahnya.

Yaitu seorang laki-laki berinisial Zul, umur 56 tahun. Alamat Kota Bengkulu. Keluhan demam, nyeri perut, mual, muntah, sesak nafas dan nyeri otot. Saat ini dirawat di salah satu rumah sakit di Kota Bengkulu. Kedua, inisial Roh, umur 51 tahun. Alamat Kabupaten Kepahiang. Merupakan pasien TBC dan dirawat di ruang isolasi TBC RSUD Kepahiang. "Lalu laki-laki inisial Ham, umur 61 tahun. Alamat Kabupaten Kepahiang. Tidak ada keluhan. Saat ini melakukan isolasi mandiri," pungkasnya. (zie)

Tags :
Kategori :

Terkait