Viral Video Anak Dihasut Hingga Berkelahi, Penyebar Bisa Dipidana

Jumat 20-05-2022,13:35 WIB
Reporter : redaksi rb
Editor : redaksi rb

  BENGKULU, rakyatbengkulu.com - Beredar di dunia maya video kekerasan terhadap anak. Di mana, dalam video yang berdurasi 29 detik ini memperlihatkan dua orang anak laki-laki saling berkelahi.

Dua anak tersebut berkelahi lantaran dihasut oleh pria dewasa, yang merekam video dan beberapa orang lainnya tampak asik menyaksikan perkelahian dua bocah tersebut sambil tertawa.

BACA JUGA:  Enam PNS Pilih Maju Pilkades

Belum diketahui pasti, di mana peristiwa tersebut terjadi dan kapan tepatnya video tersebut diambil. Namun jika dilihat dari bahasa yang ada di dalam video, peristiwa tersebut ditenggarai terjadi di Kota Bengkulu.

Video ini, kemudian tersebar di media sosial dan menjadi viral. Menanggapi video yang memperlihatkan aksi kekerasan terhadap anak akibat hasutan orang dewasa untuk keduanya melakukan perkelahian, Kapolres Bengkulu AKBP Andi Dady turut angkat bicara.

Dirinya menyayangkan tindakan beberapa orang dewasa, yang ada di dalam video tersebut. Apalagi dengan menghasut dua orang anak, untuk berkelahi. "Sangat disayangkan bahwa kejadian ini menjadi viral dan diedarkan konten-konten yang seharusnya tidak diedarkan.

Apalagi video ini ditengarai dengan sengaja oleh yang membuatnya," sampai Kapolres, Jumat (20/5).

BACA JUGA;  Potong Gigi Hingga Ngaben Massal  di Bengkulu Utara

Dirinya menyebutkan akan menindaklanjuti dan menelusuri siapa perekam video dan yang menghasut kedua bocah tersebut, hingga akhirnya berkelahi dan menampilkan tindakan kekerasan. "Nantinya apabila kami proses dan dari hasil penyelidikan didapati pelaku akan kami kenakan sanksi pidana," tegas Kapolres.

Dijelaskan,  menyebarkan informasi yang tidak pantas, apalagi ada bentuk - bentuk provokasi bisa dijerat hukum pidana. "Karena dari dalam pembicaraan video ada pernyataan untuk mengadu, harusnya sebagai orang dewasa tidak melakukan hal tersebut," sampainya.

Cari Perekam dan Penyebar Meskipun sampai saat ini belum ada laporan resmi terkait video tersebut, namun pihaknya akan menindaklanjuti video dugaan kekerasan yang tidak layak ditampilkan itu berdasarkan informasi dari masyarakat.

Pihaknya tengah mencari siapa perekam dan penyebar video.

BACA JUGA:  Galeri Foto Kunjungan UPT Perpustakaan Bung Karno Kota Blitar ke Perpustakaan Bengkulu

"Pasti ada sumbernya ini, kita akan lakukan penyelidikan yang merekam dan menyebarkan konten ini akan kita tindak lanjuti," katanya. "Jikapun nanti orang tua dari anak-anak yang ada di video tidak terima dan melaporkan

Baca Selanjutnya>>>
Tags :
Kategori :

Terkait