TUBEI, RAKYATBENGKULU.DISWAY.ID - Direktur RSUD Lebong Rachman, SKM memastikan tidak akan membayar insentif dokter yang jarang masuk.
Kalaupun tetap dibayar disesuaikan dengan daftar kehadiran sebagaimana tertera dalam kontrak. ‘’Aturan itu mulai kami berlakukan terhitung bulan ini,’’ kata Rachman. Baik dokter spesialis berstatus PNS di Kabupaten Lebong maupun dokter berstatus Penempatan Pendayagunaan Dokter Spesialis (PDGS), diharuskan patuh dengan tata tertib yang dibuat. BACA JUGA: Duhh! Ada Laporan Dokter Spesialis Sering Bolos Jika ingin menerima insentif secara penuh, setiap dokter spesialis harus masuk kerja sesuai jadwal kontrak. ''Terkhusus dokter spesialis berstatus PNS Lebong, tetapi tidak berdomisili di Lebong sangat kami harapkan kedisiplinannya,'' tukas Rachman. Tidak dipungkiri, aturan itu diterbitkan menindaklanjuti kedisiplinan beberapa dokter spesialis yang selama ini dirasa belum maksimal. Mengingat sulitnya mencari dokter spesialis, pihaknya tidak bisa serta merta melakukan pemutusan kontrak. ''Makanya satu - satunya jalan aturan di dalam kontraknya yang diperketat,'' terang Rachman. BACA JUGA: Penerimaan PDKP Disdikbud Mukomuko, Mohon Maaf Usia Lewat 50 Tahun Tersingkir Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lebong, H. Mustarani Abidin, SH, M.Si meminta RSUD bersikap tegas. Jika memang dokternya tidak disiplin putuskan saja kontrak kerjanya. ''Jangan karena tenaga dokternya terbatas, pemerintah daerah yang dirugikan,'' tandas Sekda. Diketahui, RSUD Lebong memberdayakan 8 dokter spesialis. Meliputi spesialis bedah, spesialis anak, spesialis anastesi dan spesialis penyakit dalam. Lainnya, spesialis kandungan, spesialis patologi klinik, spesialis THT dan spesialis forensik dan medikolegal.Perintah Dirut: Dokter Malas, Insentif Tak Dibayar
Selasa 28-06-2022,13:14 WIB
Reporter : Muharista Delda
Editor : Heru Pramana Putra
Kategori :
Terkait
Kamis 20-11-2025,09:45 WIB
Terkendala Tanpa Penjelasan Jelas, 108 Calon Jemaah Haji Lebong Gagal Berangkat di 2026
Jumat 31-10-2025,08:49 WIB
Gas 3 Kg Langka di Lebong, Polisi Selidiki Dugaan Penimbunan
Jumat 24-10-2025,08:37 WIB
614 Peserta PPPK Lebong Siap Dilantik, Dua Masih Terkendala Administrasi
Jumat 17-10-2025,08:47 WIB
Serapan Pupuk Subsidi Lebong Capai 72 Persen, Pemda Dorong Penambahan Kuota Tahun Depan
Terpopuler
Jumat 30-10-2026,08:16 WIB
Diperiksa KPK, Anggota DPRD Kota Bengkulu VLA Bungkam soal Aset yang Disita
Jumat 30-10-2026,08:20 WIB
BMKG Peringatkan Potensi Hujan Petir di Sejumlah Kota Hari Ini
Jumat 30-10-2026,21:16 WIB
Imunisasi HPV Anak Perempuan Capai 83,5 Persen, Bengkulu Masuk 12 Provinsi Target
Jumat 30-10-2026,08:29 WIB
KPK Geledah Kantor Bea Cukai Kudus dan PT Djarum, Ada Dugaan Korupsi Cukai Triliunan Rupiah
Jumat 30-10-2026,10:37 WIB
Kolesterol Tinggi? Coba Konsumsi 5 Makanan Kaya Serat
Terkini
Jumat 30-10-2026,21:19 WIB
Pulau Enggano Siapkan Freezer Ikan 10 Ton dan Pabrik Tepung Pisang Bertenaga Surya
Jumat 30-10-2026,21:16 WIB
Imunisasi HPV Anak Perempuan Capai 83,5 Persen, Bengkulu Masuk 12 Provinsi Target
Jumat 30-10-2026,21:12 WIB
NTP Bengkulu Tertinggi Nasional Capai 206,79, Karet dan Sawit Jadi Penopang
Jumat 30-10-2026,21:08 WIB
Bengkulu Hasilkan 53 Buku Terjemahan Bahasa Daerah, Lampaui Target 2026
Jumat 30-10-2026,21:05 WIB