BENGKULU, RAKYATBENGKULU.DISWAY.ID – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C (KPPBC TMP C) Bengkulu mencatat kegiatan ekspor cangkang sawit di Bengkulu pada tahun 2022 ini baru dilakukan 1 kali. Padahal pada tahun sebelumnya, ekspor cangkang sawit di Bengkulu dilakukan 4 sampai 5 kali. Hal tersebut disebabkan pasokan cangkang sawit yang berhasil dikumpulkan oleh sejumlah perusahaan pembeli cangkang sawit di daerah jumlahnya sedikit. “Kita sudah datang ke pengusaha cangkang sawit di daerah, mereka bilang jumlah tonase cangkang sawit yang mau di ekspor sedikit, sehingga terpaksa cangkang sawit tersebut dikirim terlebih dahulu ke Sumatera Selatan sebelum di ekspor ke luar negeri,” kata Perwakilan KPPBC TMP C Bengkulu Dadang Sudarmadi. BACA JUGA: Harga TBS Sawit Berangsur Naik Dijelaskannya, rata-rata perusahaan pembeli cangkang sawit di Bengkulu merupakan kantor cabang. Sementara kantor pusat perusahaan berada diluar daerah seperti Sumatera Selatan. Sehingga jika pasokan cangkang sawit yang berhasil dikumpulkan di daerah tidak banyak, maka akan ditransfer ke Kantor Pusat terlebih dahulu sebelum di ekspor ke luar negeri. “Jadi bukan tidak ada ekspor cangkang sawit, ada, hanya saja melalui provinsi tetangga seperti Sumatera Selatan,” jelasnya. Akibat kegiatan ekspor melalui Sumatera Selatan, penerimaan negara dari Bea Keluar di Bengkulu menurun. Tercatat Bea Keluar pada 2022 ini baru mencapai Rp 1,7 miliar atau lebih rendah dibandingkan awal tahun 2021 lalu yang tercatat mencapai Rp 7 miliar. BACA JUGA: Jalan Ambles di Pekan Sabtu, Akses 3 Perumahan Terganggu “Sedikitnya kegiatan ekspor di Bengkulu tentu saja mempengaruhi penerimaan bea keluar di daerah,” pungkasnya. Sementara itu, Pengamat Ekonomi Bengkulu, Surya Vandiantara mengaku, sedikitnya kegiatan ekspor cangkang sawit di daerah disebabkan oleh banyaknya pengusaha berebut untuk mendapatkan komoditas ini. Pasalnya komoditas ini sedang naik daun di luar negeri. Bahkan permintaannya cukup tinggi di pasar dunia khususnya negara Jepang. Karena Jepang saat ini tengah menggenjot penggunaan sumber energi lebih hijau. “Permintaan cangkang sawit dari luar negeri cukup tinggi, jadi banyak pengusaha saat ini berebut untuk mendapatkan cangkang sawit, sehingga pemain lama di bisnis ini mendapatkan pasokan yang tidak banyak lagi, karena muncul pemain baru,” katanya. BACA JUGA: Picu Kredit Macet Sampai Rp 3 M: TPP jadi Jaminan Utang PNS Ia mengatakan, karena pemain baru di bisnis cangkang sawit bermunculan, akibatnya pasokan cangkang sawit yang biasanya dikuasai oleh dua atau tiga perusahaan harus rela diambil oleh perusahaan lain. Itu tentu saja membuat pemain lama hanya mendapatkan pasokan cangkang sawit yang sedikit dari perusahaan pengelola kelapa sawit di daerah. “Ini ada pemain baru, jadi pemain lama otomatis sedikit dapat pasokan, kemungkinan pemain baru lebih pintar melobi serta memberikan harga yang bagus,” tutupnya.
Baru 1 Kali Ekspor Cangkang Sawit
Jumat 01-07-2022,09:44 WIB
Reporter : Fiki Susadi
Editor : Redaksi
Kategori :
Terkait
Rabu 19-11-2025,12:01 WIB
Hujan Lebat Berpotensi Meluas di Bengkulu Hingga Sore, Berikut Daftar Wilayah Terdampak
Selasa 04-11-2025,11:02 WIB
Bengkulu Ukir Sejarah, Jadi Provinsi Pertama di Sumatera Gelar Local Media Summit 2025
Jumat 31-10-2025,19:13 WIB
Putra Asal Bengkulu Jabat Dirut BRI, Hery Gunardi Siap Perkuat Sinergi Layanan Konvensional dan Syariah
Jumat 31-10-2025,13:12 WIB
Bengkulu Kirim 195 Kontingen ke POPNAS dan Peparpenas 2025, Siap Rebut Medali
Jumat 31-10-2025,08:33 WIB
Bengkulu Siap Cetak 1.500 Tenaga Magang Nasional, Disnakertrans Tancap Gas
Terpopuler
Jumat 07-08-2026,19:15 WIB
Pasar Semi Modern Koto Jaya Mukomuko Terancam Jadi Aset Mati
Jumat 07-08-2026,20:56 WIB
Peralatan Rumah Tangga di Bengkulu Makin Mahal, Furnitur dan Perkakas Jadi Pemicu
Jumat 07-08-2026,19:18 WIB
Tiga Guru SDIT Rabani Laporkan Persoalan Pemberhentian ke Disnaker, Ini Kata Sekolah
Jumat 07-08-2026,19:09 WIB
BPN Kota Bengkulu Pastikan Pengukuran Tanah Maksimal 7 Hari
Jumat 07-08-2026,19:40 WIB
B50 Mulai Diuji di Ribuan Truk, Mitsubishi Fuso Ungkap Hasil Road Test 40.000 Km
Terkini
Jumat 07-08-2026,21:04 WIB
KPK Geledah Rumah Sekwan DPRD Kota Bengkulu, Tiga Koper Dibawa Penyidik
Jumat 07-08-2026,20:56 WIB
Peralatan Rumah Tangga di Bengkulu Makin Mahal, Furnitur dan Perkakas Jadi Pemicu
Jumat 07-08-2026,20:54 WIB
Harga Pangan dan Hunian Tekan Warga, Ini Pemicu Inflasi Bengkulu Juli 2026
Jumat 07-08-2026,20:52 WIB
Inflasi Bengkulu Juli 2026 Tembus 3,78 Persen, Harga Emas hingga Bensin Jadi Pemicu
Jumat 07-08-2026,20:43 WIB