KAUR, RAKYATBENGKULU.DISWAY.ID – Turunnya harga kelapa dalam sebulan terakhir di Kabupaten Kaur, membuat petani harus mengeluarkan modal lagi agar tak rugi lebih dalam. Petani mulai beralih membuat daging kelapa menjadi kopra. Salah seorang petani dan penampung buah kelapa di Desa Pengubaian, Kecamatan Kaur Selatan, M. Zikri mengatakan turunnya harga sudah berjalan satu bulan. Sehingga petani kelapa harus menahan untuk menjual kelapa bulat, atau buah kelapa yang sudah tua. BACA JUGA: Hantam Pohon Kelapa, Mobil Polisi Masuk Jurang, Alhamdulillah Selamat Sebab harga kelapa mengalami penurunan dari Rp 4.000 per buah, menjadi Rp 1.800 - Rp 2.500 per buah. Menurutnya, harga kelapa pernah menyentuh angka tertinggi Rp 8 ribu per buah dengan rata rata penjualan dari petani ke penampung Rp 5-6 ribu per buah. “Saat ini lebih baik kami mengeluarkan upah pekerja, dan menahan penjualan ketimbang kelapa kami hanya dihargai Rp 1000 per buah. Untuk daging kelapa yang dijemur menjadi kopra, saat ini dihargai Rp 9 ribu per kilogram,” terangnya. BACA JUGA: Musim Tanam Tiba, Pupuk Tetap Saja Mahal Zikri menambahkan proses pembuatan kopra ini memakan waktu yang sedikit lama. Kelapa bulat harus diolah dengan dibelah kemudian dagingnya dicongkel dan dijemur, kurang lebih memakan waktu 10 hari, tergantung cuaca. Faktor utama menurunnya harga buah kelapa ini karena banyaknya pasokan kelapa dari kawasan pulau Kalimantan dan Sulawesi serta dari Provinsi Lampung masuk ke Jakarta. Sehingga pengepul di Jakarta kebanjiran buah kelapa disaat pasaran sepi untuk ekspor. Kabupaten Kaur termasuk daerah pemasok kelapa ke wilayah tersebut. "Dari beberapa wilayah juga sudah masuk ke kawasan Jakarta sekarang, sementara ekspor juga lagi sepi, sehingga permintaan dari tempat kita menurun," tuturnya. BACA JUGA: Lagi, Giliran Sopir Ekspedisi Ditodong di Jalur Curup – Linggau Kepala Desa Pengubaian, Herman mengakui anjloknya harga kelapa ini, sehingga mengharuskan petani kelapa mengolah kelapa bulat menjadi kopra terlebih dahulu sebelum dijual. Desa Pengubaian merupakan salah satu desa pemasok kelapa ke Pulau Jawa, dengan total luas perkebunan kelapa sekitar 80 hektare.
Harga Kelapa Anjlok, Petani Fokus ke Kopra
Senin 04-07-2022,12:11 WIB
Reporter : Firmansyah
Editor : Redaksi
Kategori :
Terkait
Jumat 31-10-2025,09:26 WIB
Dinkes Kaur Siapkan Pemeriksaan Kesehatan Calon Jemaah Haji 2026, Fokus pada Lansia dan Penyakit Kronis
Selasa 28-10-2025,09:10 WIB
Kaur Gerakkan Masyarakat Hidup Sehat, Targetkan Zero TBC Lewat Program Cek Kesehatan Gratis
Senin 20-10-2025,09:07 WIB
Festival Gurita Jadi Momentum Percepatan Sertifikasi Halal Bagi UMKM di Kaur
Senin 13-10-2025,08:46 WIB
Spesialis Pencuri Tabung Gas dan Ayam di Kaur Akhirnya Tertangkap, Sudah Beraksi Belasan TKP
Kamis 09-10-2025,07:21 WIB
Dugaan Korupsi Rp13 Miliar di Setwan Kaur, 4 Mantan Pejabat Jalani Sidang Perdana Tipikor Bengkulu
Terpopuler
Selasa 27-01-2026,12:21 WIB
Meresahkan Warga, Satpol PP Bongkar Warung Remang-remang di Beringin Raya
Selasa 27-01-2026,09:00 WIB
Target Februari 2026, Tak Ada Lagi Sekolah di Bengkulu Tengah yang Dijabat Plt
Selasa 27-01-2026,09:05 WIB
Temui Menteri PKP, Gubernur Helmi Hasan Dorong Percepatan Program Perumahan di Bengkulu
Selasa 27-01-2026,07:21 WIB
Targetkan Pasar Bersih, Tim Gabungan Sapu Bersih Pedagang Kaki Lima di Ampera
Selasa 27-01-2026,07:30 WIB
Ratusan Sekolah di Seluma Menanti Kucuran Dana BOS 2026 Senilai Rp24 Miliar
Terkini
Selasa 27-01-2026,19:08 WIB
Aksi Buang Sampah Cemari Kantor Walikota, Wawali Ronny Turun Bersihkan Lokasi
Selasa 27-01-2026,18:44 WIB
DPRD Kota Bengkulu Kecam Aksi Buang Sampah di Kantor Walikota dan DPRD, Kusminto: Tindakan yang Tidak Etis
Selasa 27-01-2026,17:11 WIB
Pemkot Bengkulu Siapkan Solusi TPA Air Sebakul Usai Aksi Sopir Angkutan Sampah
Selasa 27-01-2026,17:06 WIB
Tegakkan Aturan, Pemkot Bengkulu Tak Toleransi Aksi Pembuangan Sampah di Halaman Kantor Walikota
Selasa 27-01-2026,16:49 WIB