CURUP, RAKYAT BENGKULU.DISWAY.ID - Tak lama berselang setelah terduga pelaku arisan online bodong berkedok arisan bunga Bu diamankan Polres Rejang Lebong, Senin (4/7) sejumlah perempuan muda ramai menyambangi Gedung Satreskrim. Mereka mengaku sebagai korban, langsung naik ke lantai dua gedung menuju ruang pemeriksaan Unit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polres RL. Tujuan mereka satu, ingin bertemu pelaku Bu. Sayang, saat sampai di depan ruangan pemeriksaan, beberapa personel Unit Pidum langsung keluar dari ruangan dan menghalau beberapa perempuan yang merupakan korban tersebut. BACA JUGA: Pelarian Terduga Pelaku 'Arisan Bunga' Berakhir, Masih Tercatat sebagai Mahasiswi ‘’Sebentar ajo (saja,red) pak, kami nak ketemu, nak nengok (mau melihat,red) langsung wajahnyo (wajahnya,red),’’ ucap para perempuan tersebut. Namun personel Unit Pidum tetap tidak memperbolehkan mereka menemui pelaku Bu yang diduga berada di dalam ruang penyidik unit pidum dan menjalani pemeriksaan. ‘’Nanti ya bu, kami masih pemeriksaan. Nanti juga kita beberkan hasil pemeriksaannya dan pasti kita proses,’’ terang salah satu personel Polwan memberikan penjelasan. Salah satu korban yang meminta namanya diinisialkan, yaitu Ca menyebutkan, kalau Bu sudah lama menjadi owner atau pengelola arisan. Namun selama ini tidak ada masalah dan setiap peserta dapat giliran menerima, tidak pernah macet. ‘’Kalau arisan memang sejak tahun 2020 lalu dan kami sudah ikut, tapi lancar. Kalau giliran dapat, uangnya dikasihkan,’’ terang Ca. BACA JUGA: Pengakuan Pelaku Pembunuhan Pasal Percikan Air: 'Saya Dipukul Duluan' Hanya saja, sambung Ca, awal tahun lalu Bu menawarkan arisan atau semacam investasi yang disebut over slot. Dengan janji manis. Modal tanam Rp 5 juta, empat bulan setelahnya peserta akan mendapatkan keuntungan hingga Rp 20 juta. Awalnya memang Bu memberikan keuntungan kepada peserta. Namun karena keuntungan menggiurkan, banyak peserta melipat gandakan modalnya. Namun akhirnya ambyar. Pelaku melarikan diri tanpa memberikan uang arisan sesuai dijanjikan. ‘’Jadi karena tergiur, misal kita awalnya pasang satu juta atau lima juta, saat waktunya menerima hasil, uang tidak diambil, tapi diikutkan lagi dengan harapan hasilnya semakin berlipat ganda. Banyak juga yang sudah dapat, tapi lebih banyak lagi yang terlanjut tanam modal besar dan belum sempat dapat hasil, Bu sudah kabur,’’ sambung Ca. Ditambahkan Ca, selama ini sepengetahuan mereka, dalam upaya mengajak orang untuk menjadi peserta, Bu hanya sendirian. Namun karena memang sudah lama mengelola arisan, saat membuka sistem arisan baru yaitu over slot, peserta percaya saja. BACA JUGA: Di Sini, 3 SMA Tanpa Pendaftar Sekarang jumlah korban bisa lebih mencapai 300 orang. ‘’Setahu kami dia sendirian bang. Karena selama ini promosi cuma lewat dari mulut ke mulut,’’ imbuh Ca. Sebelumnya, Kapolres RL AKBP Tonny Kurniawan, S.IK melalui Kasat Reskrim AKP Sampson Hutapea, S.IK menerangkan, Bu masih dalam pemeriksaan penyidik. Statusnya, masih sebagai saksi karena diperlukan pendalaman lebih lanjut. Adapun Bu, juga terdata sebagai seorang mahasiswi di salah satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Kabupaten RL.
Ingin Ketemu, Korban Arisan Bunga Sambangi Kantor Polisi
Selasa 05-07-2022,11:01 WIB
Reporter : Wanda Pebrianda
Editor : Redaksi
Kategori :
Terkait
Kamis 09-10-2025,07:12 WIB
Sebelum Pembunuhan, Ayah dan Anak di Rejang Lebong Sering Bertengkar Soal Asmara
Selasa 07-10-2025,08:09 WIB
Ikon Wisata Rejang Lebong Disorot, Suban Air Panas Ditutup sementara Usai Bocah Tewas Tenggelam
Selasa 30-09-2025,08:11 WIB
Truk Nakal Masuk Kota, Dishub Rejang Lebong Siapkan Forum Bersama, DPRD Desak Penindakan Tegas
Jumat 19-09-2025,10:58 WIB
Mutasi Kepala Sekolah di Rejang Lebong Berlanjut, Ratusan Jabatan Disiapkan untuk Diganti
Kamis 18-09-2025,08:43 WIB
Dua Mantan Kades di Rejang Lebong Dituntut 5,5 Tahun Penjara, Rugikan Negara Rp1 Miliar
Terpopuler
Senin 02-02-2026,09:13 WIB
Janji Hentikan Kasus dengan Imbalan Uang, 2 Oknum Polisi di Bengkulu Kena OTT
Senin 02-02-2026,08:45 WIB
Mahasiswi Asal Papua Ditemukan Meninggal di Kosan Bengkulu
Senin 02-02-2026,14:17 WIB
ADAPI Bengkulu Tegaskan Dukungan ke AMP, Perjuangan PPPK Harus Berujung Kepastian Nasional
Senin 02-02-2026,13:30 WIB
Progres Pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih di Mukomuko Capai 100 Persen di Dua Desa
Senin 02-02-2026,17:21 WIB
Tarif Pajak Air Bawah Tanah di Mukomuko Naik Jadi Rp1.600 per Meter Kubik
Terkini
Senin 02-02-2026,17:24 WIB
Anggaran 2026 Diperketat, BKAD Bengkulu Pastikan Pelayanan Tetap Normal
Senin 02-02-2026,17:21 WIB
Tarif Pajak Air Bawah Tanah di Mukomuko Naik Jadi Rp1.600 per Meter Kubik
Senin 02-02-2026,17:05 WIB
BPS Bengkulu Catat Tarif Gunting Rambut Jadi Penyumbang Inflasi Januari 2026
Senin 02-02-2026,15:54 WIB
Mahasiswa Bengkulu di Al Azhar Hilang Terseret Ombak di Mesir, Pemprov Dampingi Keluarga
Senin 02-02-2026,14:26 WIB