BENGKULU, rakyatbengkulu.disway.id - Pemerintah pusat diminta segera mengatasi persoalan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit yang belum kunjung stabil. Harus ada kebijakan strategis. Seperti menghapus tarif pungutan ekspor sawit. Itu berlaku untuk sawit dan produk turunannya. “Jangan berlarut-larut. Miris melihat petani sawit dari ke hari,” kata Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Ir. Muharamin. Menurutnya harus ada kebijakan yang dapat mendorong peningkatan ekspor agar lebih cepat. Sehingga tangki CPO di pabrik kelapa sawit juga cepat dijual. Sehingga siklus penjualan TBS juga berjalan lancar. “Mudah-mudahan langkah ini bisa mendongkrak harga TBS di Bengkulu,” tukasnya. Sejalan dengan pertanyaan Muharamin, Komite Pengarah Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) bersama pemerintah telah memutuskan untuk menghapus tarif pungutan ekspor sawit. Kebijakan yang berlaku mulai 15 Juli 2022 sampai 31 Agustus 2022 itu diyakini akan berdampak positif. ‘’Ini diharapkan dapat mendorong peningkatan ekspor lebih cepat lagi dan meningkatkan harga Tandan Buah Segar (TBS) di level petani,’’ ujar Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kemenkeu Febrio Kacaribu Rabu (20/7). Dia yakin, kebijakan tarif pungutan ekspor USD 0 itu akan membawa angin segar bagi para petani. Per 1 September 2022, tarif progresif akan berlaku kembali terhadap harga pungutan ekspor. Febrio mengatakan bahwa sebagai produsen CPO terbesar dunia, Indonesia berupaya maksimal menyesuaikan kebijakan. ‘’Harapannya mampu menjawab kebutuhan masyarakat sembari tetap berkontribusi terhadap kepentingan bersama di tingkat global,’’ imbuhnya. Untuk merespons kenaikan harga CPO dan minyak goreng, pemerintah menempuh berbagai kebijakan pengendalian CPO. ‘’Saat ini, ketersediaan dan keterjangkauan harga minyak goreng curah yang dijual di pasar-pasar tradisional wilayah Jawa sudah tercapai,’’ terang Febrio. Selanjutnya, pemerintah mengambil kebijakan pelengkap ekspor untuk menurunkan pungutan ekspor,’’ urainya. Pemerintah berkomitmen meningkatkan kesejahteraan petani. Caranya adalah dengan meningkatkan produktivitas perkebunan kelapa sawit yang dikelola oleh rakyat, hilirisasi produk kelapa sawit baik, dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia. Terutama, program pengembangan sesuai praktik pertanian yang baik dan menunjang keberlanjutan usaha. Selain itu, pemerintah juga akan melanjutkan Program Mandatori Biodiesel untuk mendukung target bauran energi Indonesia sebesar 23 persen pada 2025. ‘’Program Mandatori Biodiesel diharapkan mampu menciptakan instrumen pasar domestik sehingga mengurangi ketergantungan terhadap pasar ekspor,’’ jelas Febrio. (red/prw/dprdprovinsibengkulu)
Muharamin ; Harus ada kebijakan strategis mengatasi persoalan TBS
Kamis 21-07-2022,23:13 WIB
Editor : adminrakyatbengkulu2
Kategori :
Terkait
Sabtu 15-11-2025,19:13 WIB
Harga Sawit Mukomuko Hari Ini Masih Stagnan, Tertinggi Rp 2.940 per Kilogram
Jumat 07-11-2025,14:25 WIB
Minggu Pertama November, Harga TBS Sawit di Mukomuko Kembali Turun, Tertinggi Rp 2.940 Per Kilogram
Sabtu 01-11-2025,16:34 WIB
Harga TBS Sawit di Mukomuko Turun Awal November, Ini Harga Tertinggi dan Terendahnya
Sabtu 25-10-2025,16:20 WIB
Harga TBS Sawit di Mukomuko Alami Penurunan, Tertinggi Rp3.060 per Kilogram
Sabtu 18-10-2025,16:02 WIB
Harga CPO Stabil, Harga TBS Sawit di Mukomuko Tetap di Level Tertinggi Rp 3.120
Terpopuler
Senin 26-01-2026,09:11 WIB
Membludak! 5.000 Wisatawan Padati Bendungan Seluma Meski Belum Berizin Resmi
Senin 26-01-2026,09:24 WIB
Juventus Bungkam Napoli 3-0, Bianconeri Dekati Empat Besar Serie A
Senin 26-01-2026,08:26 WIB
Bukan Filter, Bukan Kamera Mahal Rahasia Wajah Segar Itu Ternyata Datangnya dari Dalam
Senin 26-01-2026,09:00 WIB
Atasi Jalan Gelap, 150 Titik PJU Baru Akan Terangi Kaur Selatan Tahun Ini
Senin 26-01-2026,08:44 WIB
DLH Lebong Ingatkan 12 Dapur Makan Bergizi Gratis Segera Urus Izin SPPL
Terkini
Senin 26-01-2026,20:08 WIB
Satu Rumah dan Mobil Ludes Terbakar di Cempaka Permai Bengkulu, Pemilik Dilarikan ke RS
Senin 26-01-2026,18:59 WIB
Sambut Ramadan, BKMT Bengkulu dan Sahabat Yatim Hadirkan Safari Dakwah Ustadz Maulana
Senin 26-01-2026,18:50 WIB
Pertamina Patra Niaga Hadirkan Biosolar B40 Performance untuk Dukung Keandalan Operasional Industri
Senin 26-01-2026,18:25 WIB
TPID Bengkulu Masuk Jajaran Terbaik Sumatera dalam Pengendalian Inflasi
Senin 26-01-2026,18:21 WIB