Tekankan Makna Kemerdekaan Indonesia dalam Sarasehan Pancasila di Yogyakarta

Jumat 05-04-2024,15:20 WIB
Reporter : Peri Haryadi
Editor : Peri Haryadi

BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM - Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Prof. Drs. KH. Yudian Wahyudi, MA., Ph.D menjadi Keynote Speaker dalam Sarasehan Pancasila di Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, D.I. Yogyakarta, pada Selasa, 2 April 2024.

"Proklamasi Indonesia adalah yang terhebat sepanjang sejarah manusia di bumi. Terjadi di tengah-tengah Perang Dunia 2, hanya berlangsung selama 50 detik, namun berhasil mempersatukan minimal 57 negara tanpa teknologi militer dan tanpa pertumpahan darah," ucap Prof Yudian seraya membuka acara Sarasehan tersebut. 

BACA JUGA:Yuk Songsong Pembebasan dari Api Neraka, 10 Hari Terakhir Ramadhan, Ini 4 Amalan Mendulang Pahala

Sarasehan Pancasila yang diselenggarakan di Conference Room Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora UIN Sunan Kalijaga ini mengusung tema 'Meneguhkan Nilai-nilai Ke-Indonesiaan, Ke-Islaman, dan Kesunan-Kalijagaan dalam Tradisi Intelektual Kampus'.


Tekankan Makna Kemerdekaan Indonesia dalam Sarasehan Pancasila di Yogyakarta--ist/rakyatbengkulu.com

"Dengan negara yang berbentuk Republik, Kita melihat sesuatu yang belum pernah terjadi di negara mana pun selain di Indonesia. Di mana pada saat itu para Raja, Sultan, dan Penguasa dengan rela menyerahkan kekuasaannya demi kemerdekaan Indonesia yang pada saat itu hanya sebatas nama. Kita benar-benar diberkahi oleh Tuhan, dari Pancasila sebagai falsafah negara hingga sumber daya alam yang melimpah," tambah mantan rektor UIN Sunan Kalijaga ini.  

BACA JUGA:Penerimaan Pajak atas Usaha Ekonomi Digital Terkini : Rp 23,04 Triliun

Ir. Prakoso, M.M. selaku Deputi Bidang Hubungan Antar Lembaga, Sosialisasi, Komunikasi, dan Jaringan mengungkapkan Sarasehan Pancasila ini merupakan bentuk kolaborasi antara BPIP RI dengan FISHUM UIN Sunan Kalijaga dalam menguatkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.


Tekankan Makna Kemerdekaan Indonesia dalam Sarasehan Pancasila di Yogyakarta--ist/rakyatbengkulu.com

"Belum lama, Kepala BPIP dari Palembang, Langsa & Tamiyang Aceh, Surabaya, Nusa Kambangan untuk menguatkan pentingnya ideologi Pancasila sebagai bentuk rasa cinta tanah air. Kali ini, Kepala BPIP nyantri di FISHUM untuk menguatkan nilai-nilai Pancasila di hadapan para mahasiswa-mahasiswi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta," ungkap Prakoso. 

BACA JUGA:Kamu Harus Tahu! Serunya Tradisi Perayaan Lebaran Unik di Seluruh Dunia

Lebih lanjut, Prof. Dr. Phil Al Makin selaku Rektor UIN Sunan Kalijaga merasa bangga akan kehadiran Kepala BPIP di UIN Sunan Kalijaga. 


Tekankan Makna Kemerdekaan Indonesia dalam Sarasehan Pancasila di Yogyakarta--ist/rakyatbengkulu.com

"Kami sangat bangga dengan Prof Yudian yang bisa menguasai banyak bahasa seperti Bung Karno, ditambah juga Prof Yudian merupakan satu-satunya rektor yang bisa menjadi Kepala BPIP yang tidak ada hentinya menggaungkan hebatnya Pancasila dimanapun Beliau berada,” jelasnya.

 BACA JUGA:Penampakan 16 Tersangka Korupsi Timah yang Rugikan Negara Rp 271 Triliun, Begini Update Kasusnya

Kategori :