Perbedaan DBD dan Chikungunya, Anda Wajib Kenali Penyebab dan Gejala di Sini

Sabtu 13-04-2024,20:07 WIB
Reporter : Peri Haryadi
Editor : Marsal Abadi

Bahkan, dahulunya dunia medis percaya bahwa DBD dan chikungunya adalah penyakit yang sama. 

Untuk itu, penting sekali mengetahui perbedaan mendasar gejala yang timbul ketika seseorang mengidap DBD dan chikungunya.

DBD menyebabkan demam akut yang bisa bervariasi sesuai dengan tingkat keparahannya, berkisar selama 5–7 hari. 

Sekali lagi, masyarakat wajib mengenali gejala DBD agar membantu menangani penyakit ini guna mencegah terjadinya kematian. 

BACA JUGA:Cegah Kembang Biak Nyamuk Aedes Aegypti dan Kenali 6 Ciri Nyamuk Penyebab DBD

BACA JUGA:Ketahui Tanda dan Gejala DBD yang Harus Diwaspadai, Beserta Cara Mencegahnya

Masyarakat juga hendaknya memahami bahwa demam bagi penderita DBD terbagi menjadi dua fase, adalah :

1. Fase Demam

Fase demam berlangsung sejak 2–7 hari setelah penderita mendapatkan gigitan nyamuk Aedes Aegypti. 

Setelahnya, seseorang yang menderita DBD dapat mengidap sakit kepala, nyeri sendi dan otot, ruam, perdarahan ringan, dan neutropenia.

2. Fase Kritis

Pada fase kritis ini terjadinya penurunan suhu tubuh bagi penderita DBD lebih kurang selama 24–48 jam. 

Pada fase kritis ini umumnya penderita dapat membaik, namun penderita DBD harus membutuhkan rawat inap untuk pengobatan.

BACA JUGA:Wow! Inilah 5 Manfaat Konsumsi Daun Pepaya untuk Kesehatan, Dipercaya Atasi Sembelit Hingga DBD

BACA JUGA:Lagi Heboh! Nyamuk Wolbachia Disebut Bisa Mencegah Penularan Penyakit DBD, Benarkah?

Sementara itu, pada penderita demam chikungunya, biasanya gejala diawali sebagai penyakit demam akut. 

Kategori :