Benarkah Undur-undur Bisa Mengobati Penyakit Malaria?

Selasa 16-07-2024,12:24 WIB
Reporter : Hendri Saputra
Editor : Heri Aprizal

Undur-undur biasanya ditemukan di daerah berpasir atau berdebu, seperti gurun atau hutan berpasir. 

Undur-undur sering ditemukan di bawah batu atau di daerah yang terlindung dari angin dan hujan.

4. Siklus Hidup

Undur-undur memiliki siklus hidup yang meliputi tahap telur, larva, pupa, dan dewasa. 

Tahap larva adalah tahap yang paling dikenal dan bisa bertahan selama beberapa tahun sebelum bermetamorfosis menjadi serangga dewasa.

BACA JUGA:Waspada, Ini 4 Hewan yang Bisa Menandakan Keberadaan Makhluk Halus

BACA JUGA:Kecerdasannya Mirip Manusia! Ini 7 Hewan Pintar yang Ada di Dunia

5. Nama Lokal

Di Indonesia, serangga ini dikenal dengan nama "undur-undur" karena gerakan mundur mereka ketika menggali lubang perangkap.

Undur-undur memiliki peran penting dalam ekosistem sebagai predator serangga kecil lainnya.

Yang membantu mengontrol populasi serangga yang mungkin menjadi hama. 

Meskipun ada klaim mengenai penggunaan undur-undur dalam pengobatan tradisional, penggunaannya dalam pengobatan medis.

BACA JUGA:Susu Sintetis Mulai Dikembangkan, Dibuat di Laboratorium Tanpa Melibatkan Hewan, Bagaimana Rasanya?

BACA JUGA:Bahaya! 5 Jenis Hewan Ini Tanpa Babibu Bakal Menyerang Manusia Jika Wilayahnya Diusik

Namun memerlukan lebih banyak penelitian ilmiah untuk memastikan efektivitas dan keamanannya.

Undur-undur (Myrmeleon sp.) sering digunakan dalam pengobatan tradisional karena dipercaya memiliki beberapa kandungan yang bermanfaat bagi kesehatan. 

Kategori :