Apa Itu Kafarat? Bagaimana Cara Membayar Menurut Ajaran Islam?

Rabu 16-10-2024,09:34 WIB
Reporter : Hendri Saputra
Editor : Heri Aprizal

RAKYATBENGKULU.COM - Kafarat adalah denda atau tebusan yang harus dibayarkan oleh seorang Muslim sebagai bentuk penebusan atas pelanggaran yang dilakukan terhadap ketentuan agama. 

Kafarat bertujuan untuk membersihkan dosa dan menggantikan hukuman di akhirat dengan tindakan di dunia. 

Ada beberapa situasi yang mewajibkan pembayaran kafarat, seperti melanggar sumpah, membatalkan puasa wajib dengan sengaja, atau pelanggaran dalam ibadah haji.

Jenis-jenis Kafarat:

1. Kafarat Sumpah (Kafarat Yamin):

BACA JUGA:Boleh Menunda Mandi Wajib dalam Ajaran Islam, Asalkan Memenuhi Hal Ini

BACA JUGA:Mengapa Istri Tidak Boleh Melawan Suami? Ini Alasan Menurut Ajaran Islam

Kafarat Sumpah atau Kafarat Yamin Ini adalah kafarat yang dibayarkan ketika seseorang melanggar sumpah yang diucapkan. 

Contohnya, jika seseorang bersumpah untuk melakukan sesuatu tetapi tidak memenuhinya.

Cara Membayarnya:

   - Memberi makan 10 orang miskin dengan makanan yang layak.

   - Memberikan pakaian kepada 10 orang miskin.

BACA JUGA:Berikut Cara Usir Semut tanpa Menyakitinya dengan Doa Sesuai Ajaran Islam

BACA JUGA:Ketahui Adab Menyambut Hari Raya Lebaran Sesuai Ajaran Islam

   - Jika tidak mampu, maka wajib berpuasa selama 3 hari berturut-turut.

2. Kafarat Membatalkan Puasa di Bulan Ramadhan:

Kalau seseorang membatalkan puasanya di bulan Ramadhan dengan sengaja tanpa alasan yang dibenarkan (misalnya makan, minum, atau berhubungan suami-istri).

Cara Membayarnya:

   - Membebaskan seorang budak (tidak berlaku lagi saat ini).

BACA JUGA:Tanda-Tanda Kucing Pembawa Rezeki di Rumah Berdasarkan Ajaran Islam

Kategori :