3. Gunakan Pakaian yang Ramah Luka
Pakaian longgar berbahan katun membantu area luka tetap kering dan terhindar dari gesekan yang bisa menimbulkan iritasi.
Pilih juga celana dalam berpotongan tinggi (high waist) agar tidak menekan bagian perut bawah.
4. Nutrisi yang Mendukung Regenerasi Kulit
Konsumsi makanan kaya protein, vitamin C, dan zat besi untuk mempercepat pembentukan jaringan baru.
Juga disarankan minum air putih yang cukup untuk membantu proses detoksifikasi alami tubuh.
5. Awasi Tanda-tanda Infeksi
Luka yang berubah warna menjadi merah terang, mengeluarkan cairan kuning kehijauan, atau terasa nyeri berlebihan bisa jadi tanda infeksi.
Segera konsultasikan ke tenaga medis bila muncul gejala ini. Jangan pernah mengabaikan sinyal tubuh.
BACA JUGA:Gasak Motor Mahasiswa saat Tidur, Pemuda di Bengkulu Utara Ditangkap Polisi di Kebun Kopi
BACA JUGA:Perjuangan Tak Lagi Sendiri: 700 Nelayan Seluma Diusulkan Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan
6. Jangan Terlalu Cemas soal Bekas Luka
Bekas luka bisa memudar seiring waktu dengan perawatan yang tepat, seperti krim penghilang bekas luka atau perawatan dermatologis.
Namun, yang paling penting adalah memastikan luka sembuh sempurna terlebih dahulu sebelum memikirkan aspek kosmetik.
Penyembuhan luka caesar adalah proses alami yang bisa dipercepat dengan penanganan yang tepat.
Bunda perlu sabar dan tetap tenang, karena tubuh punya mekanisme luar biasa untuk pulih, asal tidak diganggu oleh perawatan yang salah atau sikap terlalu terburu-buru.