Teriakan Anak Bongkar Aksi Pencurian, Warga Geram dan Hajar Pelaku

Rabu 04-06-2025,05:55 WIB
Reporter : Hellen Yuliana
Editor : Hellen Yuliana

RAKYATBENGKULU.COM – Aksi nekat Re (20), warga Desa Lubuk Gedang, Kecamatan Lais, Bengkulu Utara, berakhir tragis setelah babak belur dihajar massa, Selasa (3/6) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB. 

Ia ketahuan hendak mencuri di salah satu rumah warga di Desa Suka Langu, Kecamatan Lais.

Peristiwa bermula ketika Re berusaha membobol jendela rumah milik warga setempat. Namun aksinya dipergoki oleh anak pemilik rumah. 

Bukannya melarikan diri, Re malah bertindak lebih jauh dengan mencekik sang anak.

BACA JUGA:Tiga Juara Modifikasi Hadirkan Karya Perdana pada Motor Listrik Honda

BACA JUGA:Dua Pembalap Binaan Astra Honda Siap Taklukan Sirkuit Ikonik di Spanyol

Teriakan korban membangunkan warga sekitar yang langsung mengepung dan menghakimi Re hingga babak belur.

Warga yang kesal tidak bisa menahan amarah. 

Pasalnya, selama sebulan terakhir, Desa Suka Langu dan sekitarnya memang sudah resah oleh maraknya aksi pencurian yang belum juga terungkap.

“Sudah sering kejadian begini, kami geram karena belum ada yang tertangkap. Makanya warga spontan marah,” ujar salah satu warga yang enggan disebut namanya.

BACA JUGA:Cukupi Kebutuhan Energi Wilayah Bengkulu, Pertamina Patra Niaga Siap Amankan Pasokan Jelang Idul Adha

BACA JUGA:Wujud Nyata Keberpihakan Pada UMKM, BRI Salurkan KUR Rp54,9 Triliun Hingga April 2025

Usai dihajar massa, Re kemudian diserahkan ke pihak kepolisian. 

Kapolres Bengkulu Utara AKBP Eko Munarianto, S.IK melalui Kanit Pidum Satreskrim, Ipda Rizky Dirgantara, S.Tr.K menyatakan bahwa pihaknya segera melakukan pengembangan atas penangkapan ini.

“Dari hasil pemeriksaan, Re juga terlibat dalam kasus pencurian di rumah Saudina Sihotang, warga Desa Pal 30 pada 18 Mei 2025. Ia mencuri dua unit handphone milik korban,” jelas Ipda Rizky.

Kategori :