Percaya atau Tidak, Ini 5 Mitos Hujan dari Berbagai Penjuru Dunia yang Masih Dipercaya Banyak Orang

Kamis 19-06-2025,04:00 WIB
Reporter : Irma Yolanda
Editor : Febi Elmasdito
Percaya atau Tidak, Ini 5 Mitos Hujan dari Berbagai Penjuru Dunia yang Masih Dipercaya Banyak Orang

3. Mencuci Wajah dengan Air Hujan Pertama Membuat Awet Muda – Jepang

Di Jepang, ada kepercayaan bahwa air hujan pertama yang turun di awal musim semi memiliki kekuatan khusus. 

Banyak orang percaya bahwa mencuci wajah dengan air hujan tersebut dapat membuat kulit menjadi lebih sehat dan awet muda. 

Meskipun belum terbukti secara ilmiah, tradisi ini tetap dilestarikan sebagai bagian dari budaya dan kepercayaan masyarakat setempat.

4. Menabur Garam ke Udara Dapat Menghentikan Hujan – Karibia

Di beberapa wilayah Karibia, ketika ada acara penting dan cuaca mendung, masyarakat akan menaburkan garam ke udara. 

Mereka percaya bahwa garam memiliki energi untuk "mengusir" hujan dan membersihkan suasana. 

Meski tidak ada bukti ilmiah yang mendukung hal ini, kepercayaan tersebut masih dipraktikkan sampai sekarang.

BACA JUGA:Rafa Fauzan Diculik Tetangga Sendiri, Keluarga Ungkap Tak Pernah Bermasalah dengan Pelaku

BACA JUGA:Pelaku Sakit Hati ke Pengasuh, Balita Rafa Tewas di Tangan Tetangga

5. Awan Gelap Menandakan Roh Leluhur Sedang Murka – Afrika Timur

Beberapa kelompok masyarakat di Afrika Timur mempercayai bahwa awan gelap yang menggantung di langit bukan sekadar tanda turunnya hujan, tetapi juga merupakan pertanda bahwa arwah leluhur sedang marah. 

Oleh karena itu, mereka sering melaksanakan ritual atau doa tertentu untuk menenangkan roh-roh tersebut sebelum hujan benar-benar turun.

Ternyata, hujan bukan hanya peristiwa alam biasa. 

Di berbagai belahan dunia, hujan dianggap sebagai simbol, pertanda, bahkan pesan dari dunia lain. 

BACA JUGA:Rafa Fauzan Diculik Tetangga Sendiri, Keluarga Ungkap Tak Pernah Bermasalah dengan Pelaku

Kategori :